Archive for the ‘serius’ Category

Fotografi, bagi saya, sangat terkait erat dengan yang namanya kenangan. Sebuah foto yang bagus itu, bagi saya lagi, adalah foto yang menunjukkan sebuah kenangan yang sangat berharga bagi orang-orang yang ada di dalam foto itu. Karena alasan ini, mungkin, maka saya lebih suka foto-foto yang ada orangnya, yang diambil secara candid. Walaupun hal ini (candid) agak sulit dilakukan dan agak ribet terkait release nantinya.. Tapi, yah, saya kan jarang jualan foto yang seperti itu ^_^

Pendapat pribadi ini, mungkin, karena sebenarnya saya ingin balas dendam πŸ˜€ . Waktu kecil, sampai saya SMA, keluarga saya tidak punya kamera sendiri karena benda itu termasuk kebutuhan tersier bagi kami. Akibatnya, sedikit sekali foto-foto dari masa kecil saya… sedikit sekali ada foto yang memuat gambar orang-orang yang sering saya rindukan saat ini…

Makanya, saya dapat memaklumi anak-anak saya di sekolah yang sering wefie satu geng/satu kelas di waktu pelajaran. Mereka ingin menyimpan sebanyak-banyaknya kenangan… karena kenangan adalah salah satu harta yang paling berharga…

Sebanyak-banyaknya, mungkin, karena mereka merasa bahwa foto yang dihasilkan masih kurang keren. Jadilah mereka bereksperimen sebisanya. Jepret berkali-kali sampai dapat satu foto yang bagus, lalu buang yang jelek dan simpan yang bagus itu. Toh, fotonya berbentuk file digital. Tidak ada uang yang terbuang untuk mencetak. Tidak seperti jaman dulu, jaman saya harus menyisihkan uang jajan sebulan untuk mencetak 1 rol film isi 36 πŸ™‚

Balik flashback lagi..

Jaman itu, karena biaya foto mahal, maka keluarga kami jaraaaaang banget foto-foto. Makanya foto orang-orang yang sering saya rindukan itu jadi sangat sedikit.. dan dari yang sangat sedikit itu, kok gambarnya ya… -_-

watashi...

Si Temon

Jadi.. ya… tetap semangat berkarya.. buatlah kenangan sebanyak-banyaknya… dan hargailah kenangan itu… πŸ™‚

Perubahan…

Posted: 14 Januari 2017 in renungan, serius

suatu malam saat pemadaman listrik

Di kampung saya… setiap malam Minggu setelah sholat Isya’, diadakan sebuah acara rutin untuk bapak-bapak (saya termasuk, karena sudah memenuhi syarat alias sudah tua T_T ). Acara ini diadakan di salah satu Langgar / Surau (di RT saya ada 2 Langgar).

Rangkaian acaranya sih, terdiri dari pembacaan Al Fatihah bersama-sama, tahlil, kemudian do’a. Setelah itu, ramah tamah sambil arisan πŸ˜€

Kalau dulu, beberapa tahun yang lalu, di arisan ini juga dibicarakan hal-hal yang menyangkut kehidupan jamaah Langgar. Misalnya, penggantian keranda mayat, acara kurban (menjelang Idul Adha), persiapan takbir keliling (menjelang Idul Fitri), perayaan Maulud Nabi Muhammad SAW, dan banyak lagi lainnya. Bahkan acara kerja bakti pada hari Minggu juga sering dibahas di acara Tahlilan bapak-bapak ini dengan model manajemen bottom-up dimana semua orang dapat mengajukan saran dan usul… Dulu.. 😐

Sekarang, ada banyak perubahan.

Di acara rutin ini, tidak lagi diadakan pembahasan hal-hal semacam itu. Hanya baca Al Fatihah, tahlil, do’a bersama, dan terakhir arisan. Habis itu bubar, pulang ke rumah masing-masing. Urusan keduniawian (kerja bakti, penggantian keranda, dll) langsung ditangani oleh Pak RT. Modelnya top-down. Pak RT memberikan instruksi, warga menjalankan (walaupun pada pelaksanaannya banyak yang mangkir πŸ˜€ ). Urusan Langgar (perayaan hari besar keagamaan, dll) ditangani langsung oleh pengurus inti organisasi Langgar. Juga tanpa mempertimbangkan usulan dari jamaah yang tidak menjadi pengurus inti. Juga dengan model top-down.

Kenapa ya, kok ini terjadi???

……………….

 

 

Update 2016…

Posted: 23 November 2016 in familie, salbut, serius

Setahun lebih sejak saya meng-update blog ini. Ternyata saya belum bisa disiplin menulis ya… 😦

Oke, waktunya meng-update informasi tentang saya, (mungkin saja ada yang butuh πŸ˜› )

Di tahun 2016 ini, saya masih menjadi seorang guru… Mapel yang diampu; Simulasi Digital, Perakitan Komputer, Fotografi Digital, Animasi 2D, Teknik Pengambilan Gambar Bergerak, Video Editing, dan Kerja Proyek…

Selain mengajar, ada tugas tambahan menjadi Wali Kelas (kelas X, yang cukup menantang dan menyenangkan) dan masih menjadi anggota Pokja Kurikulum (yang membuat rambut putih saya semakin banyak T_T )

Istri saya masih sama. Tidak berubah. Tapi anak saya sekarang sudah ada 2. Januari kemarin, Zafran lahir.. Alhamdulillah.. sekarang anaknya sudah belajar jalan

p_20160515_145907_bf

Wefie.. ?

Jadi, yah, itu saja… Harapan saya tentang blog ini cuma satu. Semoga saya bisa rajin update

^_^

Ayo… nge-blog yuk… Anggap saja sebagai ajang latihan menulis… Kalau sudah bisa menulis dengan baik, jadi master writer, kan lumayan tuh… dapat duit banyak dari nulis πŸ˜€

Semangat ya, nak-kanak…

Go Blog 2015 !!!

photos of the year ^^

Posted: 9 November 2009 in cerita, masa depan, serius

Jadi, ya, inilah foto-foto terbaru yang saya punya.

Ijab Qabul

Ini foto waktu ijab qabul. Momen yang paling menegangkan, sepertinya. Saking tegangnya, saya, yang sedang menderita batuk berat dan kehilangan suara beberapa hari sebelumnya, jadi sembuh πŸ˜€ (beneran, tidak bohong…). Alhamdulillah, pada waktu itu, suara saya jadi normal banget.

sekeluarga plus

sekeluarga plus ^^

Nah, inilah keluarga baru saya. Berdiri di sebelah kiri Lies, adalah Bapak dan Ibu mertua saya, sementara Bunda dan Pak Lek (yang mewakili posisi Bapak) berada di sebelah kanan saya. Alhamdulillah, semua prosesi berjalan lancar.

Mohon doanya, agar keluarga kami selalu dibarakahi Allah.. Amiin

m(_ _)m

InWEnt (1)

Posted: 11 Desember 2008 in cerita, jerman, pendidikan, serius

InWEnt — Internationale Weiterbildung und Entwicklung gGmbH — adalah nama organisasi yang menyelenggarakan dan mendanai pelatihan yang saya ikuti saat ini. Sesuai dengan namanya, InWEnt adalah sebuah organisasi non-profit Internasional yang bergerak dalam bidang pengembangan SDM, training tingkat lanjut, dan dialog. Organisasi ini disponsori oleh Pemerintah Federal Jerman, Sektor Bisnis Jerman, dan Pemerintah Negara Bagian (LΓ€nder) Jerman.

Situs resmi InWEnt menjelaskan banyak hal tentang organisasi itu sendiri. Ada versi Bahasa Inggrisnya kok… Dan, saya rasa, sudah cukup lengkap. Nanti saja, kalau ada program baru dari InWEnt, saya tuliskan di sini. Sekarang, saya tak cerita tentang pengalaman saya bersama InWEnt…

(lebih…)

Lies…

Posted: 11 Desember 2008 in cerita, masa depan, serius

Ada beberapa orang yang menanyai setengah menginterogasi saya tentang Lies… Mereka menuntut penjelasan dari saya. Namun, waktu itu, saya tidak dapat langsung memenuhi permintaan mereka. Saya harus meminta persetujuan Lies terlebih dahulu.

Nah, saya sudah menyampaikan hal ini kepada yang bersangkutan, dan Lies setuju untuk ditampilkan profilnya di blog ini.

(lebih…)