Archive for the ‘pendidikan’ Category

Ayo… nge-blog yuk… Anggap saja sebagai ajang latihan menulis… Kalau sudah bisa menulis dengan baik, jadi master writer, kan lumayan tuh… dapat duit banyak dari nulis šŸ˜€

Semangat ya, nak-kanak…

Go Blog 2015 !!!

ujian telah tiba…

Posted: 15 Maret 2011 in pendidikan

Dimana-mana, di seantero negeri, anak-anak sekolah pada tegang…

Karena ujian telah tiba…

Penentu masa depan…

Penghalang terakhir sebelum mendapatkan ijazah…

Penghalang terakhir menuju kebebasan…

Bebas dari berbagai macam aturan sekolah…

Bebas dari siksaan para guru yang sok tahu segala…

Pokoknya BEBAS!!!

Tak peduli mau jadi apa nanti setelah lulus…!

Tak peduli mau sekolah dimana nanti setelah lulus…!

Yang penting BEBAS…!!!

Hahaha…

Sementara itu, di ruang guru, para guru merasakan ketegangan yang hampir sama…

Karena ujian telah tiba…

Penentu kelulusan siswa…

Yang tetap menakutkan, walaupun tidak lagi menjadi satu-satunya penentu kelulusan…

Yang tetap mengerikan, walaupun sekarang para guru lebih memegang peranan dalam proses kelulusan…

Yang tetap menghabiskan banyak biaya dan tenaga…

Yang tetap menimbulkan banyak tanda tanya…

Bagaimana hasil ujian anak-anak itu nanti ya?

Apakah si fulan di kelas x itu bakal lulus?

Bisa lulus 100%-kah tahun ini?

Soalnya tahun ini gimana ya?

Ada bocoran lagi apa tidak ya, tahun ini?

Huuff…

—————————————————————————–

Cerita yang sama, yang berulang setiap tahun ^^…

Selamat menempuh Ujian Sekolah, anak-anakku… :))

SEMANGAT!!!

 

Bagus tidaknya sebuah film tidak hanya ditentukan oleh akting memukau dari para pemeran, improvisasi nan kreatif dari sutradara atau cerita memikat yang dibuat oleh seorang penulis naskah. Sebuah film adalah hasil kolaborasi apik dari banyak orang yang justru tidak dikenal oleh para penonton. Orang-orang yang tampil hanya dalam bentuk tulisan pada credit title yang muncul pada akhir film. Orang-orang yang hampir tidak pernah disebut jika sebuah film memenangkan penghargaan karena tidak ada kriteria untuk mereka. Padahal, mereka adalah kunci keberhasilan sebuah film. (lebih…)

InWEnt (1)

Posted: 11 Desember 2008 in cerita, jerman, pendidikan, serius

InWEnt — Internationale Weiterbildung und Entwicklung gGmbH — adalah nama organisasi yang menyelenggarakan dan mendanai pelatihan yang saya ikuti saat ini. Sesuai dengan namanya, InWEnt adalah sebuah organisasi non-profit Internasional yang bergerak dalam bidang pengembangan SDM, training tingkat lanjut, dan dialog. Organisasi ini disponsori oleh Pemerintah Federal Jerman, Sektor Bisnis Jerman, dan Pemerintah Negara Bagian (LƤnder) Jerman.

Situs resmi InWEnt menjelaskan banyak hal tentang organisasi itu sendiri. Ada versi Bahasa Inggrisnya kok… Dan, saya rasa, sudah cukup lengkap. Nanti saja, kalau ada program baru dari InWEnt, saya tuliskan di sini. Sekarang, saya tak cerita tentang pengalaman saya bersama InWEnt…

(lebih…)

ngiming ngimingi…

Posted: 21 Oktober 2008 in jerman, pendidikan, serius

Sudah hampir dua bulan saya di negeri orang. Tapi, kok masih aja sering terkaget-kaget saat bangun pagi dan melihat pemandangan di luar jendela ya? Bukan hanya itu. Sering sekali terjadi, saat jalan-jalan ke Stadt (bener-bener jalan-jalan, bukan naik bus atau S-Bahn šŸ˜ ), saya tersadar…

Iya ya, aku sekarang ada di Jerman

Itu kalimat yang sering tiba-tiba terlintas di benak, saat melihat orang-orang di sekeliling saya yang bule semua. Atau saat angin dingin mulai bertiup menggugurkan dedaunan. Atau saat mencicipi masakan di kantin yang ekstrim (terlalu asin atauĀ hambar sama sekaliĀ T___T ).

Bukan… Saya tidak bermaksud pamer atau bagaimana dengan menuliskan halĀ ini. Saya hanya ingin berbagi cerita. Bahwa ternyata, pergi ke luar negeri itu tidak terlalu berat. Bahwa ternyata, di sini pun saya sering merasa bahwa saya masih ada di Indonesia.

Oke. Harus saya akui bahwa perasaan masih di kampung sendiri itu dikarenakan saya masih berkumpul dengan teman-teman satu grup ILT 2008 (20 orang) plus grup ILT 2007 (10-an orang) dari Indonesia. Dan, saya menyadari bahwa nanti pada saat kami harus berpisah (jika menjalani praktikum di Firma berbeda) dan tinggal di kota yang berbeda-beda, mungkin saya akan merasakan kesepian. Namun, untuk saat ini, alhamdulillah saya tidak merasakan kesepian itu dan dapat enjoy dalam menjalani hari-hari di negeri orang.

Walaupun, teteup, saya sering juga merasakan yang namanya “kangen”. Tapi, yah, it’s still managable

Tidak… Saya tidak akan membahas tentang bagaimana cara mengatasi kangen pada saat jauh dari orang-orang tersayang. Tidak pula tentangĀ tips hidup bahagia di negeri orang.Ā Saya hanya inginĀ ngiming-ngimingiĀ teman-teman, saudara-saudara, dan murid-murid saya (merekalah target utama dari tulisan ini), agar mereka ‘tergoda’ untuk merantau keluar kampung halaman.

Jangan lah kalian (murid-murid) menolak bekerja di luar kota dengan alasan yang tidak dapat saya terima itu. Masak dengan alasan; jauh dari rumah, Pak… kalian tidak mau berangkat ke Surabaya? Jangan sampai kalian mengatakan itu di depan saya. Awas saja kalau berani (ngancam.com)… Ingat, murid harus lebih baik dari gurunya. Jadi, kalau saya sudah ke Eropa, kalian nanti harus menjelajahi Eropa dan Afrika. Kalau saya sudah sampai di Eropa dan Afrika, kalian nanti harus menjelajahi Eropa, Afrika, dan Amerika. Dan seterusnya.Ā Kalian bisa melakukan itu. Saya yakin. Dimana ada niat, di situ ada jalan… šŸ™‚

Ah iya, satu lagi. Tahun depan, rencananyaĀ ada program ILT lagi. Tapi, saya masih belum mendapat info lengkapnya. Temanya, saya juga masih kurang jelas. Tapi, para partisipan direncanakanĀ sudah sampai di SaarbrĆ¼cken pada bulan Juli. Artinya, kemungkinan besar (berdasarkan pengalaman saya sendiri), proses rekrutmen dan pelatihan bahasa di Indonesia sudah akan dimulai pada akhir tahun ini (proses mulai pendaftaran sampai keberangkatan dulu memakan waktu 6 bulan-an). Karena itu, bagi teman-teman yang tertarik, sebaiknya sering-sering membuka situs InWEnt.

Mungkin, hal yang paling memberatkan adalah biaya tiketĀ Indonesia-Jerman pp. yang harus dibayar sendiri (atau oleh instansi tempat bekerja). Tapi jangan khawatir. Es gibt immer einen Weg nach Rom. Selalu ada jalan ke Roma. Iya, kan? šŸ˜‰

Terus, mana tulisan ngiming-ngiminginya?

Mungkin ada yang bertanya seperti itu. Jawabnya, tuh, lihat tulisan saya yang lainnya, tentang kota-kota yang sudah saya kunjungiĀ dalam kurun waktu kurang dariĀ 2 bulan.. šŸ˜› Kalian (murid-murid saya) dak pengen tah, berkunjung ke kota-kota itu juga? šŸ˜‰

*resurrection no jutsu*

*bangkit dari alam kematian*

Alhamdulillah…

Akhirnya…

Saya hanya ingin mengucapkan dua kata saja.

SAYA LULUUUUSSS!!! šŸ˜†

Terima kasih semuanya… m(_ _)m
Buat yang sedang berjuang… SEMANGAT!!! Kapan nyusul? šŸ˜ˆ

*harakiri no jutsu* šŸ˜€

*kembali ke alam kematian*

And he dies…

Itu adalah kalimat penutup dari salah satu tulisan Shakespeare, yang ada King Lear -nya itu lho (kalau dak salah).

Dan, itu pula yang terjadi dengan blog ini.

Die..

Namun, saya tidak akan menghapus blog ini. Biarlah blog ini menjadi memento salah satu perioda dalam hidup yang harus saya lalui.

Jadi,

selamat tinggal semuanya…

Sayonara…

Au revoir…

Auf wiedersehen…

Good bye…

And the curtain is closed.