Ayo… nge-blog yuk… Anggap saja sebagai ajang latihan menulis… Kalau sudah bisa menulis dengan baik, jadi master writer, kan lumayan tuh… dapat duit banyak dari nulisšŸ˜€

Semangat ya, nak-kanak…

Go Blog 2015 !!!

RIP Pak Raden…

Posted: 31 Oktober 2015 in sedih

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun…

Pagi ini, ada kabar tentang meninggalnya Pak Suyadi atau yang lebih dikenal sebagai Pak Raden, dalam cerita Si Unyil. Beliau adalah seorang legenda dalam dunia perwayangan/pendongengan.

Waktu kecil dulu, saya sering dipanggil Pak Raden oleh teman-teman saya. Entah kenapa. Eh, ternyata setelah tua dewasa saya menjadi guru, dimana saya dituntut untuk banyak mendongengšŸ˜€

Memang, setiap ucapan itu adalah do’a. Kita memang harus hati-hati dengan setiap ucapan kita…

Anyway… Selamat jalan, Pak Raden… Semoga segala amal baik Anda diterima Allah SWT…

Amin..

Enam tahun sudah…

Posted: 26 Oktober 2015 in Uncategorized

Tidak terasa, sudah enam tahun kami bersama… Sudah ada 1 lelaki kecil yang menyibukkan hari-hari kami, dan insha Allah akan ada makhluk kecil lain lagi yang menyusul hadir di dunia beberapa bulan lagi… Enam tahun ini, begitu banyak yang terjadi… Beda pendapat, beda pemahaman, beda pengertian… Kompromi, saling memaafkan, saling memahami… Semua terjadi begitu saja, dan tiba-tiba enam tahun sudah…

Semoga saja, sampai tua nanti, kami dapat terus menjalani kebersamaan seperti ini… Yang telah memberikan berbagai macam warna dalam hidup saya…

Happy belated anniversary for us, Bumi dan Lautan…šŸ˜€

Lies

embuh…

Posted: 5 Desember 2014 in Uncategorized

Wait 4 me

Seorang anak kecil itu akan berjalan mengikuti ibunya, walaupun dia tidak tahu tujuan akhirnya.. 100% trust. Adalah orang tuanya (ibunya), yang akan menentukan dia menjadi apa nanti. Karena itu, sudah semestinya lah para Ibu dan Calon Ibu mempersiapkan diri untuk menjalani hari-hari saat anaknya akan menentukan berbagai pilihan dalam hidupnya. Belajar yang rajin, baik itu ilmu agama maupun ilmu duniawi. Para Ibu itu harus rajin sholat dan membaca Qur’an, biar sering dilihat sama anaknya sehingga anaknya tertarik untuk menirukan…

Berat sekali yah, jadi seorang ibu itu…

Memang…

Terus, perannya bapak selain menentukan jenis kelamin anak itu apa?

Tugas bapak ya… memastikan bahwa para ibu itu selalu memiliki dana operasional yang halal untuk belajar dan beribadah, serta untuk makan sehari-hari. Tugas para bapak itu lebih sering di luar rumah, sementara internal rumah adalah urusan ibu. Itu kalau mau dibuat pembagian yang saklek lo ya..

Jaman sekarang banyak ibu yang juga keluar rumah untuk mencari tambahan penghasilan, dan banyak bapak yang kerja PTPĀ (pang-ta-pangan – bahasa madura = tiduran telungkup) di rumah mengurusĀ anak. Itu bagaimana ya?šŸ˜€

move on…

Posted: 2 Desember 2014 in Uncategorized
Tag:

…adalah suatu kondisi dimana seseorang dapat menerima segala kebaikan dan keburukan masa lalu dan kemudian melanjutkan kehidupannya…

Nah, berdasarkan definisi di atas itu, saya belum dapat dikatakanĀ move on dong … karena saya teteup saja sering balik ke blog ini. Membuat draf post baru (tapi tidak di-publish), membaca ulang semua tulisan yang saya posting di sini, dan membaca lagi komentar-komentar yang ada…šŸ˜›

Saya sudah berusaha membuat beberapa blog baru, tapi tidak ada yang bertahan lama:mrgreen: Ā Ada sih, yang sempat rutin di-update, tapi akhirnya juga mati suri karena satu dan lain hal…

Jadi, yah, saya putuskan untuk mem-publish sajaĀ tulisan yang ini.. Semoga jadi langkah awal untuk rutin nge-blog lagi. Amiin…

thirty…

Posted: 3 April 2011 in Uncategorized

Let’s see… it is already 3 in the morning. So, it is official now. Thirty years old…

When I was young, I had dreams about being thirty years old. And it was not always a pleasant one. So, I was a little bit afraid of being thirty.

But time sure flies by. Suddenly I am already thirty. And… I am happy

Alhamdulillah… Semoga sisa umur ini penuh barakah. Amin…

And, hopefully I will be able to reach my dreams before it is spent. Amin (again)…

šŸ™‚

ujian telah tiba…

Posted: 15 Maret 2011 in pendidikan

Dimana-mana, di seantero negeri, anak-anak sekolah pada tegang…

Karena ujian telah tiba…

Penentu masa depan…

Penghalang terakhir sebelum mendapatkan ijazah…

Penghalang terakhir menuju kebebasan…

Bebas dari berbagai macam aturan sekolah…

Bebas dari siksaan para guru yang sok tahu segala…

Pokoknya BEBAS!!!

Tak peduli mau jadi apa nanti setelah lulus…!

Tak peduli mau sekolah dimana nanti setelah lulus…!

Yang penting BEBAS…!!!

Hahaha…

Sementara itu, di ruang guru, para guru merasakan ketegangan yang hampir sama…

Karena ujian telah tiba…

Penentu kelulusan siswa…

Yang tetap menakutkan, walaupun tidak lagi menjadi satu-satunya penentu kelulusan…

Yang tetap mengerikan, walaupun sekarang para guru lebih memegang peranan dalam proses kelulusan…

Yang tetap menghabiskan banyak biaya dan tenaga…

Yang tetap menimbulkan banyak tanda tanya…

Bagaimana hasil ujian anak-anak itu nanti ya?

Apakah si fulan di kelas x itu bakal lulus?

Bisa lulus 100%-kah tahun ini?

Soalnya tahun ini gimana ya?

Ada bocoran lagi apa tidak ya, tahun ini?

Huuff…

—————————————————————————–

Cerita yang sama, yang berulang setiap tahun ^^…

Selamat menempuh Ujian Sekolah, anak-anakku… :))

SEMANGAT!!!