karena aku adalah Bumi dan dia adalah Langit…

Posted: 23 Agustus 2007 in cerita

Seorang teman bertanya pada suatu kesempatan. “Dit, kamu nggak pernah mikir untuk menjadikan dia sebagai pasangan hidup?”

“Kenapa harus mikir?”

“Lha wong kalian itu sudah sangat dekat gitu… Senyumnya selalu mengembang setiap kamu muncul, dan kamu juga selalu ceria setiap kali dia ada di dekatmu. Kamu selalu mencuri waktu untuk bertemu dengannya dan dia juga selalu mencari saat kamu nggak kelihatan. Kalian itu sudah memiliki kualitas yang diidamkan dari pasangan yang mantep. Terus, apa lagi yang menjadi pertimbangan?” tanya teman saya itu dengan penuh semangat.

Saya hanya dapat tersenyum. Tidak ada yang salah dari ucapannya. Namun ada beberapa hal yang tersembunyi, yang belum diketahuinya.

“Jawabannya sederhana saja kok… Karena jika diibaratkan, maka aku adalah Bumi dan dia adalah Langit…”

“Halah, jawaban apa pula itu? Cari alasan saja! Yang jelas dong!” katanya dengan nada jengkel.

Dan saya pun bercerita tentang Bumi dan Langit…

Bumi dan Langit adalah pasangan sejati. Hanya Langit yang dapat meredam keliaran Bumi dan hanya Bumi yang dapat menopang Langit. Jangan tanya tentang cinta di antara mereka, karena itu sama saja dengan bertanya, “Apakah api itu panas?”. It’s in there, in every bit of their existence…

Namun perbedaan di antara mereka membuat Bumi dan Langit tidak dapat bersatu. Karena jika Bumi pergi ke Langit, maka dia tidak lagi dapat disebut Bumi. Dan jika Langit turun ke tempat Bumi, maka dia tidak lagi menjadi Langit. Jadi, mereka tidak mungkin bersatu. Untuk menghargai kualitas hubungan mereka, dan konsistensi mereka dalam mempertahankan sifat pribadi, maka terciptalah Cakrawala. Sebuah tempat imajiner dimana Bumi dan Langit berkumpul, mengekspresikan cinta yang mereka miliki.

“… Nah, sekarang itu aku dan dia sedang berada di Cakrawala…”

Teman saya itu terdiam untuk beberapa lama.

“Tapi Dit, cinta yang tidak sampai itu begitu menyedihkan…”

“Mmm… Nggak juga kok. Buktinya aku dan dia tetap oke aja tuh”

Dan dialog itu pun berakhir…

ps:

Kepada Langit… SEMANGAT ya! Life ends when you stop dreaming. Hope is lost when you stop believing. And love fails when you stop caring. Inget kata-kata ini nggak?

Komentar
  1. rinnie mengatakan:

    as usual, tulisannya keren.
    Membuat saya selalu berfikir tentang apa yang tidak terlintas di benak saya.

  2. ninoy mengatakan:

    tapi kan mas, klo emang sudah dijodohkan dengan si ‘langit’ itu, pasti bisa bersatu…ya tho…🙂
    jangan salah loh mas, saya juga pernah punya perasaan seperti mas itu, dan cuman menganggap teman baik sajah, eh sekarang malah bener2 kejadian deh menuju jalan menjadi pasangan hidup, ya mudah2an ajah di lancarkan dan ini yang terbaik -lah ko jadi curhat?-🙂

  3. gies mengatakan:

    jadi inget quote yang saya tempel di blog saya,

    sometimes the greatest journey is the distance between two people

    diambil dari filem The Painted Veil..

    taretan aku link ya blognya….

  4. Mrs. Neo Forty-Nine mengatakan:

    keren Mas Adith…😉

    Kepada Langit… SEMANGAT ya! Life ends when you stop dreaming. Hope is lost when you stop believing. And love fails when you stop caring. Inget kata-kata ini nggak?

    aku ingat kok…
    😳

  5. suandana mengatakan:

    # Rinnie
    Terima kasih… Wah, benarkah? Saya ini inspiratif ya?
    *dihantam meteor*:mrgreen:

    # Ninoy
    Mungkin juga sih. Tapi, sepertinya agak sulit bagi kami. Kami baru bisa bersatu kalau salah satu dari kami berubah. Saya tidak lagi sebagai Bumi atau dia yang berhenti menjadi Langit. Dua pilihan itu sama-sama ndak enak…
    *lha, ini saya sendiri juga curhat*

    Ingat quote yang di bagian akhir ya… Biar langgeng *nyamar jadi konsultan pernikahan yang bijak*😀

    # gies
    Yup. Quote itu benar adanya. Tidak terbantahkan…
    Saya juga pasang link-nya ya… taretan

    # Siwi
    Bagus lah kalau masih ingat. Diterapkan lo ya… Jangan hanya diingat thok! Biar lancar hubungan sama mas-mu itu
    *sekali lagi nyamar jadi konsultan pernikahan*

    # Bumi & Langit
    SEMANGAT!!!
    :mrgreen:

  6. A-Isy ta login mengatakan:

    apa sih yang tak mungkin jika Allah menghendaki?
    kenapa bilang dengan pesimis seperti itu?
    lha, jodoh kita tak tahu kan. yang penting adalah berusaha.

    yang penting, berusaha selalu yang terbaik. Insya Allah, suatu saat, saat itu akan tiba jg. Pada waktu yang tepat, dengan orang yang tepat. pada waktu yang paling untuk kita. sebab Allah paling tahu apa yang terbaik untuk kita.

  7. A-Isy ta login mengatakan:

    ah, kelewat..
    waktu yang paling baik untuk kita.

    itu maksudnya.😀

  8. almas mengatakan:

    ungkapan yg hmmm… …… apa ya *binun*
    btw maknanya dalam sekali iks

  9. Majalah "Dewa Dewi" mengatakan:

    Tulisannya puitis. Renungan ini enak dibaca sambil menanti hujan gerimis. Biar meresap kali, yach.

  10. suandana mengatakan:

    # Bu Mina
    Memang sih… Sekarang ini tinggal menunggu waktunya. Tapi, kalau dengan dia… I can’t tell T_T

    # almas
    Eh? Benarkah sedalam itu? Ini kan maknanya, ada cinta dalam sebuah persahabatan. Namun cinta itu dak bisa ditindaklanjuti sampai ke tahap lebih lanjut selama pelakunya tidak bersedia berubah …

    # Dewa Dewi
    Dan, kalau pas sedang hujan bisa menyembunyikan air mata. Iya kan?😀

  11. itikkecil mengatakan:

    jadi…. cinta memang tidak harus memiliki ya……

    jadi inget komentarmu yang di sini
    http://itikkecil.wordpress.com/2007/08/13/do-you-love-me/#comment-536

  12. suandana mengatakan:

    # Mbak Ira
    Komentar itu dalam rangka menolak kenyataan, Mbak… Dan karena saya jadi ndak enak kalau melihat orang lain yang mengalami hal ini juga. Lagipula, kalau sukses memprovokasi supaya Mbak Ira bisa bersatu, kan bisa jadi penyemangat bagi saya ^_^…

  13. itikkecil mengatakan:

    Dan, kalau pas sedang hujan bisa menyembunyikan air mata.

    jadi inget lagu jadul yang ini…
    i’m walking in the rain
    why help cry for you
    nobody can see my tears
    and nobody can feel that time

    pokoknya lagu jadul banget..
    been there……

    Lagipula, kalau sukses memprovokasi supaya Mbak Ira bisa bersatu, kan bisa jadi penyemangat bagi saya ^_^…

    saya percaya kalau jodoh itu di tangan Tuhan, kita bisa memperjuangkannya mati-matian tapi kalau Tuhan berkehendak lain… there’s nothing we can do about it….

  14. suandana mengatakan:

    # Mbak Ira
    Sepertinya lagunya asik tuh, Mbak…

    kita bisa memperjuangkannya mati-matian tapi kalau Tuhan berkehendak lain… there’s nothing we can do about it…

    Yup. Setuju banget… Jadi, mari berjuang! SEMANGAT!😛

  15. Mrs. Neo Forty-Nine mengatakan:

    kok Bagus banget, aku diibaratkan langit?
    😎

  16. suandana mengatakan:

    # Siwi
    *speechless*
    Takut salah ngomong…🙂

  17. wedulgembez mengatakan:

    minta saja langit menurunkan hujan…kekekek atau minta bumi menguapkan air….hehehe

  18. jejakpena mengatakan:

    Analoginya itu… *bikin sedih*

    btw, mungkin itu cuma sekedar anggapan atau perasaan aja kali gak? Kalau diusahakan, memang gak ada jalan?
    *bingung sih sebenernya*

    Anyway, mudah-mudahan aja si `bumi`yang ini mendapatkan apa yang menjadi pasangannya. 🙄

  19. A-isy mengatakan:

    smoga apa yang dicita citakan pak suandana tercapai dan dikabulkan oleh Allah SWT😀

    selamat berjuang!!

  20. suandana mengatakan:

    # wedulgembez
    Iya ya, supaya nanti bisa terbentuk pelangi yang akan menghubungkan Bumi dan Langit… Ide bagus nih, Mas. Makasih…😀

    # Mbak Jejak
    Analogi itu nggak jauh beda dengan kenyataannya kok… Karena kami benar-benar berbeda. Permasalahannya adalah, kami tidak dapat menapaki jejak langkah Mbak Cinta Bening. Itu aja, kok…🙂
    Amiiin… Makasih doanya ya…

    # Mina
    Amiiiin… Makasih doanya… SEMANGAT!!! Btw, ganti panggilan nih?

  21. […] 18th, 2007 by suandana Ada yang masih ingat cerita tentang bumi dan langit? Yang dulu itu lho… Nah, ini ada hubungannya dengan cerita […]

  22. […] itu mengingatkan bahwa saat ini saya sedang terobsesi dengan seseorang yang dipanggil Langit. Yup, it’s an obsession *ngaku ON*. Bedanya, kalau di lagu itu diceritakan bahwa sang tokoh […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s