bertanya…

Posted: 21 April 2008 in renungan

Kalau misalnya Raden Ajeng Kartini itu hidup lagi atau hidup pada jaman ini… Kira-kira apa komentar beliau ya? Apa isi surat-surat yang akan beliau kirimkan dalam korespondensinya? Apa kira-kira isi buku Habis Gelap Terbitlah Terang? :roll:

Jadi kepikiran, nih…🙂

Memang, saat ini peranan perempuan tidak lagi terbatas di dapur dan kasur. Memang, sudah banyak perempuan yang menempuh pendidikan sampai tingkat tinggi. Memang, Indonesia pernah dipimpin oleh seorang perempuan.

Tapi, sudah tercapaikah harapan beliau?

Ada yang bisa beri jawaban?

Komentar
  1. suandana mengatakan:

    sekedar pertanyaan iseng aja…:mrgreen:

  2. itikkecil mengatakan:

    ummm, pertanyaan yang sulit.
    tapi kurang lebih mungkin tercapai ya😀

  3. sawali tuhusetya mengatakan:

    belum, makanya mau nyalon lagi, pak adit, hehehehehe😆 selamat berjuang kaum perempuan indonesia!

  4. amel mengatakan:

    jawabannya adalah Belum.
    karena bentuk emansipasi yang diharapkan Kartini bukan seperti sekarang. Bukan emansipasi untuk mengambil semua pekerjaan laki-laki agar bisa juga dikerjakan perempuan. Karena Kartini tetaplah wanita dengan segala kehalusan budi pekertinya. bukan sosok perkasa dalam fisiknya…
    begitu deh….🙂
    gimana menurut bapak?

  5. suandana mengatakan:

    # Mbak Ira
    Hmm… Mungkin juga tuh, Mbak🙄

    # Pak Sawali
    Hmm… Mungkin juga, Pak:mrgreen:

  6. suandana mengatakan:

    # amel
    Belum ya… Hmm…

    gimana menurut bapak?

    Halah… Kamu itu kok malah balik bertanya, sih? Dasar!
    *luncurkan rudal ke tempatnya amel*😈

  7. stey mengatakan:

    belummm…UU ketenagakerjaan aja cuma mengatur buat kepala rumah tangga which is lelaki..apa kabar wanita bekerja?

  8. suandana mengatakan:

    # stey
    Satu lagi yang menjawab ‘belum’… Ada lagi yang lain?

  9. takochan mengatakan:

    Kalau dibandingin sama jaman beliau sih, mungkin ada kemajuan. Tapi ya.. kalau ngeliat lagi gimana keadaan sekarang, mungkin isi suratnya bakal beda lagi, jadi “Habis Gelap Kok Gak Terang-Terang”:mrgreen: *dibekep*

  10. suandana mengatakan:

    # takochan

    “Habis Gelap Kok Gak Terang-Terang”:mrgreen:

    😆😆

  11. amel mengatakan:

    pak adit nih…. emosi melulu!
    sabar pak. sabar di sayang Tuhan.

  12. ninoy mengatakan:

    emang isi bukunya itu apa toh? kalo aku sih jujur, kenapa harus ada hari kartini? memang aplikasi nyata perjuangannya apa? bukannya sinis atau gimana, karena pejuang wanita bukan cuman kartini sajah, ada dewi sartika yang mendirikan sekolah which is mencerdaskan bangsa, atau cut nyak dien, cristina marta t yang ikut berperang untuk kemerdekaan…. heheheh kalo aku sih curiga ini produk orde baru😛

    maaaaaaap jangan di rudal ya mas adit😀

  13. suandana mengatakan:

    # amel
    Heee??? Begitu saja dibilang emosi???😕

    # ninoy
    CMIIW m(_ _)m

    memang aplikasi nyata perjuangannya apa?

    Katanya, R.A. Kartini juga berusaha mengajar baca tulis para emban di tempat tinggalnya. Dak sampai jadi sebuah sekolah, sih…

    emang isi bukunya itu apa toh?

    Kalau dak salah, bukunya itu merupakan kumpulan surat-surat yang dikirim kepada… (maaf, lupa) di Belanda. Surat-surat itu disimpan oleh teman korespondennya, untuk kemudian diterbitkan dalam bentuk buku.
    Sepertinya, buku itu dianggap menjadi titik awal gerakan emansipasi di Indonesia. Makanya, ada Hari Kartini…

    karena pejuang wanita bukan cuman kartini sajah, ada dewi sartika yang mendirikan sekolah which is mencerdaskan bangsa, atau cut nyak dien, cristina marta t yang ikut berperang untuk kemerdekaan….

    Yup… Benar sekali. Namun, dalam kaitannya dengan gerakan emansipasi, oleh orang-orang penentu kebijakan pada jaman dulu, sepertinya Kartini dianggap lebih dapat mewakili.

    jangan di rudal ya mas adit😀

    😆
    Ya deh… Ndak di-rudal, di-bom aja ya… Mau?😈
    *kirim bunga ke tempatnya Ninoy*😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s