tentang soulmate…

Posted: 7 April 2008 in renungan, serius

Oke, topik ini memang sudah sering dibahas oleh para blogger. Namun, sepertinya, tetap menarik untuk diangkat. Iya kan?:mrgreen:

Kemarin, seorang sahabat mengirim sms.

Could you tell me, how could I know that someone is my soulmate? How I know that he is the right man?

Dia dilamar, dan dia bingung harus menjawab bagaimana. Kebingungannya itu karena hal-hal berikut ini.

  1. Lelaki yang mengajaknya menikah tahun depan itu, baru dia kenal pada bulan Desember 2007 yang lalu.
  2. Sahabat saya itu memang sudah kenal dekat dengan keluarga si lelaki, tapi saat ini mereka berdua terpisah oleh jarak yang jauh (Jakarta-Palembang).
  3. Sahabat saya itu khawatir tidak dapat menjaga komitmen (siapa tahu aku ketemu sama cowok cakep waktu jalan-jalan di mall, dan si cowok itu tertarik sama aku, sementara aku sudah bikin komitmen… sayang kan, kalau kesempatan itu dibuang? , katanya)😈

Nah, itulah yang akhirnya menjadi topik obrolan kami (lewat HP, karena dia menelpon setelah merasa jawaban saya terlalu lambat) sampai pulsanya habis:mrgreen:

Dan, yah, pada akhir obrolan itu dia masih belum yakin akan menjawab bagaimana…😐

Padahal saya sudah berusaha meyakinkan dia dengan berbagai argumen yang logis (maklum, cowok kan seringnya bertindak berdasarkan logika).

Padahal, argumen-argumen yang saya kemukakan itu sangat kuat lho.. Mulai dari segi umur mereka berdua yang, menurut saya, sudah sangat cukup untuk menikah. Kesiapan materi (keduanya memiliki sumber penghasilan yang bagus). Dan, tidak adanya perbedaan yang mendasar di antara mereka (mereka seagama). Jadi, tunggu apa lagi? Begitu kata saya. Salahkah kalau saya memberi saran seperti itu?😕

Dan, saya juga menyampaikan quote berikut.

If you worry whether he’s your soulmate or not, why don’t you make him? Soulmate is not found. It’s made…

Ndak aneh kan, kalau saya mengatakan seperti itu?

Jadi bingung nih… Obrolan kami mungkin akan dilanjutkan malam nanti, dan saya masih belum dapat memenuhi permintaannya untuk menemukan kalimat yang dapat meyakinkan dia untuk menerima lamaran itu. Aneh kan? Padahal, dia bilang kalau saat ini tidak ada cowok lain yang dia harapkan…😕

Jadi, saya harus menjawab bagaimana ya, enaknya?

ps:

  • padahal hari ini ada asistensi ke pembimbing😦
  • padahal hari ini adalah H-21😥
  • SEMANGAAAAAATTTTTTTT!!!!😆
Komentar
  1. suandana mengatakan:

    kau di sana… semangat ya😆

  2. edy mengatakan:

    wah baru aja dapet email ttg did I marry the right person?
    kutip dikit aja yak😀
    THE KEY TO SUCCEEDING IN MARRIAGE IS NOT FINDING THE RIGHT PERSON;
    IT’S LEARNING TO LOVE THE PERSON YOU FOUND.

    dan kamu, iya kamu, semangat juga!😛

  3. itikkecil mengatakan:

    sudah bisa merelakan dit?

    *buka gossip baru*

    kalo menurut saya sih, ikuti kata hati. insting itu kadang-kadang bener lo😀

  4. takochan mengatakan:

    “Jangan kerjakan apa yang kamu sukai, tapi sukai apa yang kamu kerjakan”😎

    *ngeloyor ke mall, nyari obat puyeng*😆
    *balik lagi*
    *ambil towa*
    CHAYOOOOO!
    *lari terbirit2*:mrgreen:

  5. stey mengatakan:

    soulmate?
    kita ga bakal tau dia soulmate dong, yang tau cuman Tuhan,
    saya pengen ngomong, kalo belum yakin ya ga usah aja terbburu2 nerima lamaran, tapi toh saya ga bisa mendikte orang yah?

  6. suandana mengatakan:

    # edy
    Wah, kutipannya mantep, bro… Thanks

    dan kamu, iya kamu, semangat juga!😛

    wah, ini tertuju pada siapa nih? kamu yang kamu, kamu yang itu, atau kamu yang ini?😕

    # Mbak Ira
    Sudah, Mbak…😥
    Tapi, kata dia, dalam hal ini tidak boleh mengikuti kata insting, Mbak…

    # takochan😆
    Kenapa lari terbirit2? Saya kan tidak sudah tidak menggigit:mrgreen:

    # stey
    Dalam diskusi lanjutan, kesimpulan yang berhasil diambil adalah, sahabat saya itu belum siap menikah karena satu dan lain hal, sehingga dia minta waktu satu tahun (kalau dak salah) untuk mempersiapkan diri. Entah bagaimana dengan cowoknya, bakal menerima atau tidak…😀

  7. aRuL mengatakan:

    shalat aja haqqul yakin😀

  8. Goenawan Lee mengatakan:

    Ahhhh… Kutipan oom caplang kereeeennn!!! *peluk cium om caplang*

  9. qzink666 mengatakan:

    Dua-duanya masih kemungkinan keknya, tapi yg mendekati ‘kini’ adalah menerima pinangan..
    Karena bagaimana pun juga kita ga mungkin membuang ‘kini’ untuk menunggu ‘kemungkinan’..
    *baca lagi komeng sendiri*
    agh, sepertinya saya OOT nih..:mrgreen: ah, cuek aja degh..😀

  10. ninoy mengatakan:

    wah wah wah sudah makin banyak aja nih temennya om adit yg mau nikah…jadi om adit kapan? -ditampar-
    hehehehe kalo masalah pasangan ato menerima pinangan sih saya gak bisa komen mas, belom pengalaman, masih 17 tahun…😛 tapi menurutku sih minta keyakinan padaNya aja itu udah cukup banget😀

  11. takochan mengatakan:

    Saya kan tidak sudah tidak menggigit

    Ihhhh… brarti seneng menggigit dong!😛

    Eniwei, saya kurang yakin sama istilah soulmate, tapi bener2 kepincut sama brainmate, wew!🙂

  12. edy mengatakan:

    @Goen
    ga usah pake peluk cium di depan umum!!😈

  13. edy c mengatakan:

    kasih tak sampai…

    membaca tulisan ini tentang gimana saat ktemu gebetan lama, jadi inget sama masa lalu. waktu masih tk udah suka sama cewek manis, imut-buat ukuran anak tk. kalo ga salah dia dulu idola di sekolah. selain cantik, orangtuanya cukup terpandang di lingkung…

  14. Resi Bismo mengatakan:

    kayaknya ada obrolan seru dan menarik nich! soulmate(jodoh???) … kata2 itu muncul lagi, perlu di garisbawahi bahwa soulmate(jodoh???) tidaknya seseorang akan diri kita, adalah kita sendiri yang memutuskannya, setiap orang sudah memiliki jodoh masing2. Ketika kita pilih iya untuk melanjutkan ke jenjang selanjutnya (nikah) berarti dia jodoh kita.
    Apa lagi kalo point 1 dan 2 sudah jelas, point 3 kan kalo2 terjadi! plus point tambahan yakni sudah berpenghasilan.

    Tunggu apa lagiiiiiiiiiiiiiiiiii

  15. cK mengatakan:

    wew…LDR tho? rada susah juga sih, tapi belum tahu kalau tidak mencari sendiri jawabannya. sarankan saja temanmu untuk tetap komunikasi dengan cowok itu dan belajar untuk berkomitmen. dalam masa pembelajaran itu siapa tahu bisa menemukan jawabannya.😀

  16. suandana mengatakan:

    # aRuL
    Pengennya saya mau nyarankan begitu… Tapi, dia ndak sholat😀

    # Goenawan Lee
    Eh, jangan peluk cium di sini! Nanti ditangkep polisi!😈

    # qzink666
    Yup… bener sekali itu! tapi sahabat saya itu masih belum bisa menerimanya…

    # ninoy
    Saya? Kapan?😥

    # takochan
    Saya memang senang menggigit. Soalnya kalau tidak menggigit, bagaimana dapat mengambil sari pati dari makanan?😛
    Brainmate? Bagaimana lagi itu? Jelaskan!😈

    # edy
    Iya, bro… Peluk ciumnya di rumah aja ya…:mrgreen:

    # edy c
    Bedanya edy c dengan edy di atasnya ini apa sih?🙄

    Heh???😯 Waktu TK sudah bisa merasa suka sama lawan jenis? *dak percaya*

    # Resi Bismo
    Nah… Itu dia bos! Kita sepaham, nih… Tapi, sayangnya sahabat saya itu masih belum sepaham😦

    # cK
    Dia sekarang minta waktu untuk mempertimbangkan segala sesuatunya agak lama…😀

  17. uwiuw mengatakan:

    mungkin agak kasar tapi beginilah jawaban sy bila berada dlm kondisi yg sama : apakah kamu mau jadi bujang lapuk atau perawan tua ?

    tapi kasar yah…?

  18. suandana mengatakan:

    # uwiuw:mrgreen:
    Kalau saja sahabat saya itu masih sama seperti yang dulu, mungkin saya bakal mengatakan itu juga…
    Sayangnya, bagi dia yang sekarang, ucapan itu bakal terasa terlalu kasar…😐

  19. ghozan mengatakan:

    tanya ke paranormal dunk… tanya apa dia emang jodoh saya atau bukan😀

  20. suandana mengatakan:

    # ghozan😆
    Iya juga, ya… kenapa kemarin saya gak kepikiran untuk menyarankan seperti itu ya?😆

  21. […] Hanya saja, belakangan ini kok org2 disekitarku lagi menghangatkan tema2 seputar ini. Mulai dari pak adit, si akang, mas roy, akh sadat, dll. Ustadz makasi juga! (ngasi tugas kok ya seputar Ar Ruum […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s