anak-anak…

Posted: 13 Maret 2008 in serius

Buat anak-anak kelas 3 di SMKN 1 Panji Situbondo, yang sebentar lagi akan menempuh Ujian Nasional…

Gimana Tugas Akhir kalian? Lancar saja kan? Dak ada masalah berarti yang ditemui kan? Kalaupun ada, saya yakin kalau Bu Oni, Pak Dedy, Pak Budi, Pak Dian, dan para guru lain dapat memberikan bantuan yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Ah iya, sebelumnya saya mau minta maaf. Dulu, sebelum berangkat ke Bandung, saya pernah berjanji kalau saya akan berusaha untuk menyelesaikan kuliah di sini secepatnya, dan kembali ke Situbondo pada bulan Maret untuk menulis buku tesis di sana, sambil menemani kalian mempersiapkan diri untuk menjalani UN. Ternyata, saya tidak dapat memenuhinya, karena selain tesis ternyata masih ada satu mata kuliah tersisa yang harus saya ikuti dan ada banyak tugas terkait kuliah tersebut yang harus saya kerjakan. Maaf, ya… m(_ _)m

Tapi, saya yakin kok, kalau kalian akan dapat menjalani semua proses menuju kelulusan ini dengan paripurna. Kalian kan anak-anak saya… Yang menerapkan prinsip 3 PA sepenuhnya:mrgreen:

Saya nggak akan berpesan panjang lebar tentang pentingnya kalian belajar intensif setiap hari dari jam 7 pagi sampai jam 5 sore (kan, dari dulu kalian sudah menjalani proses belajar seperti itu… yah, walaupun dak semuanya🙄 ). Saya juga ndak akan memberikan trik agar dapat bekerja sama pada waktu UAN dengan menggunakan kode-kode tertentu, karena saya yakin kalian tidak memerlukannya😈

Saya hanya ingin berpesan agar kalian tidak mendahului nasib. Itu saja. Kalian ndak tahu apa yang ditakdirkan untuk kalian. Contohnya, dak usah jauh-jauh. Cukup guru kalian yang cakep ini😎 .

Saya dibesarkan di desa dekat sekolah kita itu. Termasuk desa penerima IDT. Dan, saya juga bersekolah di sana. Di sebuah sekolah desa, yang hanya punya satu kelas untuk setiap tingkat, sehingga dari kelas 1 sampai kelas 6, teman sekelas saya ya itu-itu saja, dak ada perubahan, kecuali waktu kelas 5 (ada anak baru, pindahan dari Madura, lumayan cakep:mrgreen: ). Waktu itu, semua berpikiran kalau setelah lulus, saya akan melanjutkan ke SMP di daerah pinggiran kota (prediksi ini benar), kemudian masuk ke SMA 1 (prediksinya juga benar), lalu melanjutkan ke IKIP atau paling banter ke Unej, jurusan ilmu pendidikan, lalu kembali untuk menjadi guru di Situbondo.

Tidak ada yang menduga kalau saya akan lulus UMPTN untuk masuk ITS. Begitu kabar itu tersebar, semua langsung memperkirakan kalau saya akan bekerja di salah satu perusahaan besar yang ada di Jakarta atau Surabaya, dan kemudian tinggal di salah satu dari dua kota itu.

Tidak ada yang mengira bahwa selepas kuliah saya akan kembali ke Situbondo dan mengajar di SMK. Begitu mengetahui bahwa saya menjadi guru, banyak yang berpikiran kalau saya harus menunggu sekian tahun untuk diangkat menjadi guru penuh dan berstatus pegawai negeri, menunggu giliran dengan teman-teman yang telah lebih dulu mengabdikan diri menjadi guru.

Tidak ada yang menduga kalau setelah satu tahun mengabdi, saya berhasil lulus tes CPNS dan kemudian ditempatkan di SMKN 1 Panji. Mendengar berita ini, beberapa orang menyebarkan isu bahwa itu semua saya alami karena ada KKN dalam prosesnya👿

Begitulah seterusnya, sampai saat informasi bahwa saya dikirimkan untuk menempuh S2 di ITB tersebar…

Sebagai manusia, kita hanya dapat menduga, memperkirakan, dan menyusun rencana. Namun, yang namanya nasib itu, tetap milik Allah. Ingat selalu hal ini!!!

Kalian tidak tahu (saya juga tidak), perjalanan nasib bagaimana yang digariskan bagi kalian. Karena itu, selalulah memberikan usaha terbaik yang kalian bisa. Tidak hanya untuk menghadapi UN yang akan kalian hadapi sebentar lagi. Namun untuk seterusnya, selepas kalian lulus nanti.

Ingat janji yang pernah kita buat pada waktu awal kebersamaan kita. Waktu kalian masih kelas 1, dan baru mengenal saya. Kalian akan berusaha sekuat tenaga untuk mencapai apa yang sudah saya capai, melihat apa yang pernah saya lihat, mengetahui apa yang saya ketahui, menguasai apa yang saya kuasai, mengunjungi tempat-tempat yang pernah saya kunjungi. Bahkan, kalau bisa, melebihi saya. Namun, saya juga masih akan terus berkembang dan berusaha mencapai yang lebih… Ingat janji itu kan?😉

Saya selalu ingat janji itu, lho… Dan, sekarang ini sedang berusaha memenuhinya. Saya terus mengembangkan diri. Konsekuensinya, saya mengharapkan hal yang sama dari kalian semua. Ayolah, itu gak terlalu sulit. Kalian hanya perlu melanjutkan kuliah S1 (adik-adik angkatan kalian nanti harus melanjutkan sampai S2, bahkan S3 *amiiin😀 * ), menjadi seorang guru, atau bekerja di sebuah perusahaan di luar Situbondo, atau membangun sebuah bisnis. Gampang kan? Kalian pasti mampu melakukannya.

Jangan takut untuk pergi keluar dari Situbondo. Yang penting; luruskan niat, dan sempurnakan ikhtiar. Ingat, semua petualangan hebat itu diawali dari sebuah langkah kecil.

🙄

Sudah banyak yah… Oke, selamat mempersiapkan diri untuk menghadapi UN dan segala macam prosesi untuk menentukan kelulusan itu, deh. Sekali lagi, ingat 3 PA! SEMANGAT!!!

ps:

Saya tahu, kalau ini terlalu awal. Tapi, mau bagaimana lagi? Tidak ada salahnya kan? Siapa tahu, saya tidak akan sempat membuat tulisan lagi setelah ini, karena kesibukan mengerjakan tesis. Terus, saya rasa tulisan ini juga kalian perlukan, mengingat heboh hasil try-out kemarin yang mengerikan itu (90% tidak lulus). Tak usah lah hasil itu kalian pedulikan! Itu hanya try-out… Yang terpenting, kalian berusaha sebaik mungkin dan tidak mendahului nasib! SEMANGAT!!!

Komentar
  1. itikkecil mengatakan:

    memang harus berani bermimpi😀

  2. suandana mengatakan:

    # Mbak Ira
    Yup… paling tidak, mereka bersedia berjuang sampai hembusan nafas terakhir demi mengejar mimpi-mimpi mereka…:mrgreen:

  3. gempur mengatakan:

    Anak-anaaaaaakk.. semangat yah!

    jangan pernah mneyerah seperti pak guru kalian yang baik hati ini… selamat menempuh UAN!!!

  4. takochan mengatakan:

    Wahhh.. smoga mereka baca ini ya, sukses dan smangat!🙂

    Saya jadi keinget guru pas SMA dulu, motivator terbaik. Tapi sayang, sudah gak pernah ketemu lagi😦

  5. suandana mengatakan:

    # Pak Gempur
    Kurang lengkap, Pak… Baik hati, cakep, ramah, dan rajin menabung😳

    # takochan
    Insya Allah mereka bakal membaca tulisan ini, kok. Awas saja kalau ndak…😈

    Ternyata, punya guru favorit juga ya? Bagus itu…😀

  6. edy mengatakan:

    baik pak, kami akan mengingat nasihatnya
    mmm undangannya kapan?

  7. suandana mengatakan:

    # bang edy
    Heee? Undangan apa, bro?😕

  8. stey mengatakan:

    udah mo UAN yah?Arrgghh..belum belajar..eh itu dah sepuluh tahun yang lalu yah?;))

  9. suandana mengatakan:

    # stey
    Hee? masih mau ikut UAN?😆

  10. adeksetiawati mengatakan:

    permisi numpang lewat pak….

    *baca tulisan n manggut-manggut*

    benar-benar guru teladan and sayang pada murid. saluuut….

  11. suandana mengatakan:

    # adeksetiawati
    Hee? Kemana aja nih? Kok lama gak muncul? Mempersiapkan diri untuk UN yah?😀

  12. eMina mengatakan:

    wah…anak -anak juga?😯

    ternyata bahasannya beda ya:mrgreen:
    ya, pokoknya buat semua, semangatlah !

  13. ninoy mengatakan:

    jadi inget buku tetralogi laskar pelangi yang sang pemimpi yaaa jangan mendahului nasib…..kata-kata yang bagus🙂

  14. suandana mengatakan:

    # ninoy
    Itu memang terinspirasi dari kata-katanya Arai dalam buku tersebut…😀

  15. suandana mengatakan:

    # eMina
    Yaaa…. SEMANGAT!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s