gara-gara GTO nih…

Posted: 27 Desember 2007 in narsis, renungan

Di GTO, ada pertanyaan begini… What does “school” mean to you? What does “teacher” mean to you?

Jawaban yang diberikan oleh beberapa karakter itu bermacam-macam.

Ada yang bilang… It’s a place where you get together with your friends, right? Forget studying, we do that at cram school

Cram School itu, semacam kursus ya? Saya lupa terjemahannya…😦

Orang kedua bilang… A place to sleep, I think…

Jawaban yang bagus dan mengena…πŸ˜•

Orang berikutnya bilang… School should be a place you can go if you choose to…

Demikianlah seharusnya sekolah itu (menurut saya pribadi lho ya…). Tak perlu lah, anak-anak yang memang tidak berminat ke sekolah itu dipaksa-paksa untuk pergi ke sekolah. Jadi, saya sebagai guru dapat bersenang-senang bersama mereka yang benar-benar berminat. Tidak perlu menghadapi mereka-mereka yang hanya bersikap negatif…

Untuk pertanyaan kedua, jawabannya agak lebih ‘serem’

Orang pertama bilang begini… A punching bag?😯

Kalau ada anak saya yang mengatakan begini, apa yang harus saya lakukan ya?πŸ™„ Mungkin saya akan bilang Bring it on! sambil pasang kuda-kuda:mrgreen: (lumayan, ada teman untuk sparring)

Orang kedua bilang begini… They think they’re so much smarter than we are? They teach out of schoolbooks…

Yah… Diakui atau tidak, memang banyak guru yang melakukan hal ini. Saya sendiri kadang juga begitu…😳

Orang berikutnya bilang begini… Totally, anyone can be a teacher. All you need’s a certificate… And we’re supposed to respect them and stuff?

Hmm… Ada benernya juga. Saya bukan lulusan sekolah guru, namun karena punya sertifikat Akta IV, saya dapat menjadi guru. Jadi, salahkah saya karena memilih menjadi guru?πŸ™„

Dalam volume lain, ada perenungan yang dilakukan oleh Pak Uchiyamada, principal-nya Onizuka yang sudah mengabdi selama 29 tahun. Pak Uchiyamada bertanya-tanya pada dirinya sendiri… Why do I keep doing it? What do I think I’m going to find? What truth? Who is it for? What is it for?

Pak Uchiyamada merenung begitu pada saat terbaring tak berdaya di rumah sakit (gara-gara ulah Onizuka). Selain itu, dia juga memikirkan murid-murid yang pernah dididiknya selama karir mengajar yang 29 tahun itu. Ada yang jadi pedagang sukses, ada yang jadi istrinya orang kaya, namun keduanya tidak ada yang pernah mengontaknya lagi. Ada juga muridnya yang jadi pembunuh pedofil berantai, dan membuat Pak Uchiyamada ikut terkenal (karena dalam artikel tentang pembunuh itu disebutkan bahwa sang pembunuh pernah dididik di sekolah tempat Pak Uchiyamada mengabdiπŸ˜• )

Saya sendiri juga jadi bertanya-tanya… Bagaimana nanti pada saat saya sudah mengabdi selama 29 tahun ya? Akankah semangat saya masih tetap sama seperti sekarang? Akankah saya dapat berubah mengikuti perkembangan jaman?

Saat ini, saya sangat menikmati belajar bersama anak-anak. Namun, akankah perasaan itu tetap sama untuk seterusnya?

***

***

***

Aaaghh… Kenapa juga saya mikir begini ya? *garuk-garuk kepala* Masa depan kan masih jauh ya… Bukan merupakan sesuatu yang harus dikhawatirkan terlalu jauh. Ada tesis yang jauh lebih urgent… Jalani saja hidup ini… Iya kan?πŸ˜†

SEMANGAT!!!!!!!!!

Komentar
  1. caplangβ„’ mengatakan:

    yak, semangaaaat!!πŸ˜€

  2. eMina mengatakan:

    setiap orang pada dasarnya bisa menjadi seorang pendidik.
    pendidik lho ya…lebih luas maknanya daripada guru.

    dan guru, adalah seseroang yang luar biasa kaerna [harusnya] selalu bisa memberikan energi positif bagi orang lain [muridnya].

    o iya, sekedar pemberitahuan, ada pertemuan blogger bandung di ciwalk tanggal 1 jan.

    informasi lbh lanjut silakan liat di blog saya atau cynantia : http://www.aquamaiden.wordpress.com

    maap jadi iklan OOT:mrgreen:

  3. lei mengatakan:

    tetap smangaaattt!! dalam perjalanan malam hari yg gelap, lampu mobil juga cuma menerangi ga lebi dari bbrp meter, tapi toh orang2 ttp bisa sampai tujuan dgn selamatπŸ™‚ *ada hubungan sm postinganmu ga yah? hahaha*

    smangat pa guru! mengikuti perkembangan jaman harus doong, biar jadi guru yang gaol n asikπŸ˜€

  4. aRuL mengatakan:

    udah alama ngak kesini…
    pa kabar mas?

  5. sezsy mengatakan:

    ayooo….jadi kepala sekolah yang kaya di toto-chan!!!
    smangaaaattttt!!!!!!!!!!

  6. takochan mengatakan:

    Ya ya, seleseikan saja dulu tesis nya *dilempar sapi*:mrgreen:

    Apapun jadinya nanti, pasti yg terbaik kanπŸ˜‰ Ummm… yg pasti 29 tahun lagi sdh punya cucuπŸ˜†

  7. suandana mengatakan:

    # caplangβ„’
    Yaa… SEMANGAAAT!!!πŸ˜€

    # eMina
    Ya… ya… Insya Allah datang… Kalau tidak ada halangan…

    # lei
    SEMANGAAAT…!!!
    Lampu mobil? Jadi, guru itu diibaratkan seperti lampu mobil kah?πŸ™„
    Bisa sih… Masuk akal, tuh…

    # aRuL
    Hooo… Sudah keluar dari status hiatus rupanya… Sudah lulus kah? Makan-makannya mana? Kok dak ngundang-ngundang?πŸ˜€

    # sezsy
    Kepala sekolahnya Toto-chan itu seperti apa? Keren nggak?πŸ˜€

    # takochan
    *ngelempar sapi ke tempatnya tukang jagal buat disembelih dan dipotong-potong, langsung dibuat steak*
    (jadi ngiler n laper lagi…)

    Apapun jadinya nanti, pasti yg terbaik kan πŸ˜‰

    Yup, semua itu pastilah yang terbaik…πŸ˜€

    Ummm… yg pasti 29 tahun lagi sdh punya cucuπŸ˜†

    😯 maksudnya apa nih? Sudah punya rencana mau bikin cucu pada waktu itu? Wah, pandangan yang sangat jauh ke depan ya…πŸ™„ terlalu jauh, mungkin…:mrgreen:

  8. Mrs.Neo Fortynine mengatakan:

    tesis Mas…tesis…πŸ˜†

    *balasdendam.com*
    😈
    😎

    *berlalu dengan anggun*

  9. aRuL mengatakan:

    @ Mas Suandana : blum… lagi malas aja, jadi statusnya dicabut dulu..πŸ˜€

  10. Sawali Tuhusetya mengatakan:

    Saya bukan lulusan sekolah guru, namun karena punya sertifikat Akta IV, saya dapat menjadi guru. Jadi, salahkah saya karena memilih menjadi guru?πŸ™„

    Alhamdulillah, meskit tak bersekolah guru tapi masih “semangat” untuk menjadi guru. Salut *tepuk tangan*
    begitulah pak dinamika dunia pendidikan. Harus menghadapi anak2 bangsa negeri ini *halah* dengan berbagai macam karakternya.

  11. arief alias rifu mengatakan:

    oh, liat anime nya ya mas Adit? kalo komiknya udah baca? lebih suka baca komiknya:mrgreen:

  12. rozenesia mengatakan:

    Hidup Onizukaaaaa~

    A place to sleep, I think…

    Rite, fella.πŸ˜†

    A punching bag?

    Saya doakan mas gak senasib kayak gini…πŸ˜†

  13. andi bagus mengatakan:

    tetepsemangat !!!

  14. adeksetiawati mengatakan:

    aku jadi ingat satu buku yang aku baca, judulnya Tuesday With Morrie yang ditulis oleh Mitch Albom. kisah nyata si penulis yaitu Mitch Albom yang menjadi penulis terkenal hingga sempat melupakan seorang dosen yang dulu sangat dekat dengannya. Karena nasib, ia dipertemukan kembali dengan sang dosen saat sang dosen berada pada detik-detik menuju kematian karena terserang suatu penyakit. Ceritanya bagus banget, coba aja baca sendiri masπŸ˜€

  15. suandana mengatakan:

    # Siwi
    Hohohoh… Gak mempan… gak mempan…πŸ˜†
    (durung)πŸ˜†

    # aRuL
    Hoo… Begitu rupanya… SEMANGAT!!!πŸ™‚

    # Pak Sawali
    Iya, Pak… Terima kasih atas dukungannya… Yah, walaupun banyak juga yang menghujat saya, menganggap sudah merebut lahan kerja orang lain…😐

    # rifu
    Lha? Ada anime-nya toh? Itu saya baca manganya…πŸ˜€
    Dan, manganya memang lebih menarik. Apalagi yang asli…πŸ˜€

    # rozenesia

    Hidup Onizukaaaaa~

    Saya akan berusaha agar nanti ada yang teriak begini, dan Onizuka-nya diganti Aditya (GTA= Grand Theft Auto Great Teacher Aditya)…:mrgreen:

    Saya doakan mas gak senasib kayak giniβ€¦πŸ˜†

    AMIIIIIINN…. *penuh semangat*

    # andi bagus
    yaaa… HIDUP SEMANGAT!!!πŸ˜€

    # adeksetiawati
    Punya bukunya ya? Boleh pinjem dong…:mrgreen:

  16. gempur mengatakan:

    *liat komennya siwi jadi jingkrak-jingkrak*

    Tetep semangat mas! eh sorry, Pak! hehehehe.. jangan sedih karena terjerumus menjadi guru.. hahahahaha… bahkan akta IV saja saya gak pegang.. baru hendak ingin dan akan memulainya.. tetep aja terjerumus dan tejungkal sebagai guru…. hahahahahaha

    Teringat kata sahabat saya: “Kebahagiaan Terbesar adalah Memberi”..πŸ˜‰

  17. adeksetiawati mengatakan:

    bukunya ada tuh dirumah, mo pinjam?? ngirimnya jauh nih ke BandungπŸ™‚

  18. ordinary mengatakan:

    yang semangat dunk
    *pengalaman pribadi: sering ketiduran ato malah chat via hape kalo dosen nya ndak semangat, kalau masa sekolahan dulu guru yang ndak enak mending cabut ajah*

    *membaca koment sendiri, syukurlah sekarang udah berubah*

    pulang

  19. suandana mengatakan:

    # Pak Gempur
    Hidup GURU!!! SEMANGAT!!!
    Setuju banget tuh, “kebahagiaan terbesar adalah memberi”… pas dengan profesi guru…πŸ˜€

    # adeksetiawati
    “kebahagiaan terbesar adalah memberi”… jadi, jangan tanggung-tanggung kalau mau berbuat baik…πŸ˜†

    # ordinary😯 pengalaman pribadinya ternyata seru ya…πŸ˜†

  20. amel mengatakan:

    guru= digugu lan ditiru , gitu kata orang jawa. Nah, siap siap jadi figur yang baik buat murid muridnya.
    ehm, great teacher aditya?πŸ™„

  21. suandana mengatakan:

    # amel

    ehm, great teacher aditya?πŸ™„

    Memangnya kenapa? Kan keren tuh…😎

  22. amel mengatakan:

    keren????
    *pingsan*

  23. suandana mengatakan:

    # amel
    Iya… Keren…πŸ˜†

    *tampang serius ON*
    perasaan, pulang dari Amerika, kamu jadi sering pingsan… kenapa, hayo?
    *tampang serius OFF*:mrgreen:

  24. amel mengatakan:

    πŸ˜€
    ni kan ekspresi kaget gara gara tau dosennya tergabung dalam Aliansi Orang NarsisπŸ˜€

  25. suandana mengatakan:

    # amelπŸ˜† πŸ˜† πŸ˜†
    Iya juga ya… perasaan saya jadi tambah narsis akhir-akhir ini… πŸ˜†

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s