sepi…

Posted: 16 Desember 2007 in cerita, renungan

Kalau sedang sepi begini… Pikiran jadi ngelantur kemana-mana… Makanya, hati-hati…

Contohnya, seperti yang baru saja terlintas di benak saya. Bagaimana ya, rasanya menjadi orang terakhir yang masih normal di Bumi? 🙄

Gara-gara nonton film I am Legend nih…

Bercerita tentang seorang doktor (apa dokter ya?) yang tinggal sendirian di kota New York (ditemani seekor anjing sih…).

Dokter tersebut merupakan manusia normal terakhir di New York, karena sebuah epidemi virus telah membuat manusia lainnya (bahkan di seluruh dunia) bermutasi menjadi mahluk semacam vampir yang buas dan aktif di malam hari karena tidak tahan sinar matahari. Tiga tahun, sang dokter menjalani hari-hari yang sepi di kota itu. Berburu, menjelajah kota bersama Sam, anjingnya, untuk mencari barang-barang yang dapat dimanfaatkan, dan menyiarkan pengumuman tentang keberadaannya di kota itu, mengundang survivor lain untuk datang. Dan, sang dokter juga berusaha membuat obat untuk memusnahkan virus yang mirip dengan G-virus (Resident Evil) itu.

Di akhir film, sang dokter berhasil menemukan formula yang tepat untuk memusnahkan virus itu. Dan, dia juga bertemu dengan seorang wanita bersama anaknya (?) yang mendengar siaran radio dan datang ke New York. Namun, pak dokter itu mati saat berusaha menahan para mutan yang menyerang laboratorium tempat pengembangan vaksin. Vaksinnya sendiri diselamatkan oleh si wanita yang kemudian berhasil menemukan sebuah shelter perlindungan tempat sekelompok survivor bermukim. Happy but sad ending

Makanya, jadi kepikiran… Kalau saya mengalami kejadian itu… Apa yang bakal saya kerjakan ya? Nge-blog, dak ada yang baca… Jalan-jalan, hanya bisa siang hari dan tidak kalah berbahayanya dengan malam hari… Nge-net, beritanya basi… Belajar di perpus, mungkin… Apa pindah tempat tinggal ke toko buku saja ya?🙄 …

Ah, kalau Anda gimana? Apa yang bakal dilakukan kalau mengalami situasi itu?

Komentar
  1. takochan mengatakan:

    Baca skenario lagi, dengerin sutradara, trus akting deh! *digoreng*:mrgreen:

  2. suandana mengatakan:

    # takochan
    *masukkan takochan ke wajan berisi minyak panas*
    **tambahkan kecap A*C**
    ***masukkan saos sambal A*C***
    ****masukkan sayuran dikit****
    *****goreng-goreng takochan sambil siul-siul*****😈

    Ada yang mau?😆

    baca ulang komen ini🙄
    ******jadi ngeri sendiri******

  3. Sawali Tuhusetya mengatakan:

    Kok saya nggak pernah merasa kesepian, Pak! Kan bisa untuk ngeblog, hehehehe😆 Dijamin pasti ramai, bisa meilhat dunia. *halah*

  4. reeyo mengatakan:

    iya ngeblog aja bikin user yang banyak hehehe

  5. suandana mengatakan:

    # Pak Sawali
    Lah… Di kos saya ada sepuluh kamar. Waktu itu (waktu buat tulisan), yang ada isinya hanya satu (ya kamar saya sendiri😀 ), terus para tetangga itu pada ngabur ke Gasibu. Gang di depan kamar saya yang biasanya ramai oleh pedagang juga sepi karena di ujung gang sedang ada perbaikan jalan sehingga harus ditutup. Akibatnya, dak ada satu pedagang pun yang lewat. Sepi…
    Bahkan, sampai-sampai… Suara riuh binatang di kebun binatang Bandung itu terdengar jelas lho… Sepi sekali, Pak…
    Tapi memang, akhirnya saya nge-blog…:mrgreen:

    # reeyo
    Hidup nge-blog!!!😀

    # aRuL
    Wah… usul bagus tuh… Tapi, pasti jadi tambah sepi ya…😀

  6. eMina mengatakan:

    pasti sangat menakjubkan dan menyenangkan
    saya akan membuat senjata untuk melindungi diri lalu mencari teman. lalu berpetualang menjelajahi seluruh kota

  7. iNyoNk mengatakan:

    saya paling takut sama nyang namanya sepi 😦

  8. suandana mengatakan:

    # eMina
    Jadi, mirip dengan yang dilakukan sama Pak Dokter itu ya… Btw, yang main itu Will Smith lho… Anaknya juga muncul, berperan jadi anaknya Pak Dokter yang tewas karena helikopter yang ditumpanginya tabrakan dengan heli lain…

    # iNyoNk
    Sepi memang tidak mengenakkan (kadang…)

  9. caplang™ mengatakan:

    kalo saya jadi dokter itu
    mending saya ikut ketularan
    kan biar ga kesepian:mrgreen:

    usul, kata survivor diganti penyintas

  10. raddtuww tebbu mengatakan:

    *lagi mikir*

    iya ya,, ngapain kalo sendirian???

    mungkin pindah tinggal di Mall yang isinya lengkap,,

    *toko bukunya juga ada,,*
    *J-co juga ada,,*
    *tempat main game juga ada*
    *toko baju ada*
    *bisa nge net juga*

    kaya’ di film “gadis pemimpi” dulu tayang waktu akuw masiy SD loh,, nonton ga???

  11. suandana mengatakan:

    # caplang™
    Memang sih… Pak dokter itu melihat kalau ternyata para mutan itu memiliki struktur sosial juga. Dia sempat heran tuh…

    penyintas

    artinya kata itu apa sih?😕

    # ratu tebu
    Gadis pemimpi? Yang diputer siang hari itu kan? Yang di openingnya ada adegan si gadis sedang duduk di bulan sabit? Itu kan telenovela…😀

    Tapi, kalau tinggal di Mall itu kan bahaya… Para mutan bisa dengan leluasa masuk bahkan ikut tinggal di situ…😀

  12. ordinary mengatakan:

    di Toko Buku
    *pasti!!!*

  13. caplang™ mengatakan:

    penyintas = survivor
    sepertinya padanan kata yg baru
    saya baca di Kompas kemarin😀

  14. sezsy mengatakan:

    jangan ceritain…jangan ceritain….
    baru mo nonton :p

  15. Yah, spoiler….

    Ya cobalah untuk menjadi legend nak!

  16. suandana mengatakan:

    # ordinary
    Wah, setipe nih… Toko Buku memang TOP!😀

    # caplang™
    Hoo… begitu rupanya… Kira-kira… berapa lamakah kata itu akan bertahan dalam kamus besar Bahasa Indonesia ya?🙄

    # sezsy
    Maaf… Sudah kadung diceritain… Tapi, bener bagus kan?

    # Tendo Soji

    cobalah untuk menjadi legend nak!

    😯 nak? Yesss!!! Satu lagi yang mengatakan kalau saya masih muda!!!:mrgreen:
    Soal legend itu… hohohoho… Saya sudah menjadi legenda hidup di kampung saya karena telah menorehkan beberapa prestasi yang sulit untuk disamai oleh orang lain… *tertawa narsis*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s