buku bulan ini…

Posted: 16 November 2007 in cerita

Kemarin, jalan-jalan ke BEC, niat nyari beberapa barang. Dapat satu target, kemudian nyeberang jalan, masuk ke Gramedia. Langsung naik ke lantai paling atas. Dan, setelah kebingungan selama beberapa saat, saya mengambil 2 buku sekaligus (mumpung beasiswa baru turun😛 ). Buku pertama berjudul Candi Murca: Ken Arok, Hantu Padang Karautan, dan buku kedua berjudul Cara Pinter Bikin Film Dokumenter. Nih, bukunya (gambarnya aja sih… -_-).

book of the month_nopember

Dari judulnya, bisa ditebak kan, apa isinya?

Candi Murca: Ken Arok, Hantu Padang Karautan ditulis oleh Langit Kresna Hariadi, yang juga menulis serial Gajah Mada I sampai V itu. Ya… Sebenarnya, buku ini sudah terbit sejak beberapa bulan yang lalu, namun saya baru memutuskan untuk membeli sekarang. Sudah tahu alasannya kan?:mrgreen:

Cerita dalam Candi Murca I ini, berlatar belakang masa akhir kerajaan Kadiri. Namun, walaupun menggunakan judul Ken Arok, di buku I (rencananya bakal ada sepuluh buku) ini Ken Arok-nya hanya tampil di bagian awal serta menjelang akhir. Cerita lebih terpusat kepada Parameswara dan Parra Hiswara (Siapa mereka? Silahkan dibaca sendiri…😈 ). Dan, dalam kemunculannya yang sedikit itu, Ken Arok digambarkan sebagai seorang pemuda yang dianggap titisan Batara Wisnu, dan punya kemampuan tinggi yang nggegirisi yang tidak dipelajari dari siapapun. Selain itu, Ken Arok juga diceritakan sebagai seorang pemuda yang memiliki sifat berangasan. Mudah marah, namun juga mudah berakrab dengan orang lain yang menarik perhatiannya.

Bagi yang suka membaca cerita-cerita silat semacam Api di Bukit Menoreh, Senopati Pamungkas, atau Bu Kek Siansu, saya rasa bakal membaca buku setebal 600 halaman lebih ini dengan bersemangat… Yah, buku ini merupakan bagian dari sebuah cerita yang panjang, yang alurnya sedang dibangun. Karena itu, janganlah membandingkan dengan serial Gajah Mada, yang sudah selesai. Ikuti saja ceritanya (saran nih…😀 )

Ah iya, hampir lupa… Candi Murca itu sendiri diambil dari nama sebuah candi yang besarnya melebihi Borobudur, dan wujudnya disembunyikan menggunakan mantra-mantra sehingga hanya akan mewujud pada saat bulan purnama tertentu (terjadi setiap beberapa tahun sekali). Makanya disebut Murca (hilang). Saya jadi kepikiran, bagaimana kalau candi atau bangunan peninggalan semacam itu benar-benar ada? Karena, di Indonesia ini banyak sekali legenda/mitos yang menyatakan keberadaan bangunan-bangunan macam itu. Di tempat saya dibesarkan, Situbondo, misalnya… Ada kisah tentang seseorang yang pernah melihat sebuah bangunan yang muncul di atas laut pada suatu waktu tertentu… Atau, kisah tentang istana di dekat puncak Gunung Rengganis… Atau, legenda tentang sebuah gerbang kerajaan di daerah Kelik, Gunung Semeru… Ada yang berminat menjadi Relic Hunter atau Tomb Raider❓

Buku Cara Pinter Bikin Film Dokumenter berkisah tentang pengalaman pribadi penulisnya, Fajar Nugroho, dalam membuat beberapa film dokumenter. Bagi yang berminat membuat film, tidak harus dokumenter, saya sarankan untuk membaca buku ini.

Oke, dalam buku ini, memang tidak akan didapati teknik-teknik sinematografi yang canggih, atau teknik meng-edit potongan-potongan gambar dan kemudian merangkumnya menjadi satu cerita yang utuh. Namun, dalam buku ini, diceritakan bagaimana proses keseluruhan (secara garis besar, sih…) yang akan dilakoni pembuat film indie saat membuat film. Cukup bermanfaat.

Fajar Nugroho, penulis buku ini, adalah pembuat salah satu film dokumenter yang menjadi finalis dalam kompetisi film dokumenter yang diselenggarakan Metro TV beberapa waktu yang lalu. Ceritanya tentang pemuda yang mengalami perubahan besar setelah memutuskan untuk mengabdi sebagai prajurit di keraton Jogja. Film dokumenter lain yang dibuatnya adalah Jogja Needs a Hero, yang bercerita tentang kehidupan di saat kota Jogja akan disambangi badai tropis. Bukan hanya film dokumenter, Fajar Nugroho juga pernah membuat film fiksi berjudul Dilarang Mencium di Malam Minggu. Film ini sukses ditayangkan di salah satu bioskop di Jogja, dan ditonton oleh 1.050 orang.

Nah, begitulah sedikit cerita tentang dua buku yang dibeli hari Rabu itu. Yup, sudah tamat membacanya… Dibelain bolos kemarin buat membaca sampai tuntas🙄 . Penasaran, sih…:mrgreen:

ps:

– tidak ada makan-makan!😎😛

Komentar
  1. itikkecil mengatakan:

    yah, kok gak ada makan-makan

    *pulang dengan lesu*

  2. suandana mengatakan:

    # Mbak Ira
    Mau gimana lagi? Lha wong saya ini masih anak kos…:mrgreen:

  3. eMina mengatakan:

    wuaaaaaaaaaaaaaah
    udah lama saya ga bisa beli buku
    ga ada bajeeet !!!😦 😦
    pengen beli buku lagi…
    koleksi blm bertambah nih

    klo saya sih rencananya pengen beli setengah isi setengah kosong dan fulfilling life -nya parlindungan marpaung itu😄

    sama pursuit of happines klo ada duwit😦

    kapan yaaa?

  4. suandana mengatakan:

    # eMina
    Pursuit of happiness itu memang bagus banget ya? Kok banyak yang mau beli…

    Btw, kok tertarik pada Setengah Isi Setengah Kosong? Sedang merasa seperti itu yah? *judging nih, su’udzon pula:mrgreen: *

  5. rizoa mengatakan:

    rizoa walking2

  6. adeksetiawati mengatakan:

    ehm..beasiswa baru turun ???
    *tertawa lebar sambil mikir*
    cocoknya minta traktiran apa ya? kalo diatas ada pesan “tidak ada makan-makan” berarti masih bisa diganti dengan traktiran yang lain nih he..he..he..

  7. eMina mengatakan:

    berprasangka buruk ya !😈
    baca dulu deh bukunya. bagus2 lho..

  8. suandana mengatakan:

    # rizoa
    monggo, silahkan…

    # adeksetiawati

    ehm..beasiswa baru turun ???

    iyah😀 … sayang, tinggal separuh…😦

    minta traktiran apa? *menatap penuh kekhawatiran*

    # eMina
    nanti aja deh, nunggu pinjaman dari Bu Mina…:mrgreen:

  9. afiy mengatakan:

    “Pertarungan Jiwa Billy” yg baru kubeli aja belum sempet dibaca (T_T)

    *so’ sibuk*

  10. saha we lah mengatakan:

    @suandana
    bapak mau pinjam?
    boleh sih.
    tapi saya juga belum beli:mrgreen:

    beli sendiri lah pak😈
    nanti sya pinjam !!😈

  11. suandana mengatakan:

    # afiy
    Pertarungan Jiwa Billy? Nanti bikin resume-nya ya…

    # Bu Saha (pura-pura dak paham bahasa Sunda)
    Oke… Masukkan ke daftar buku yang perlu dilihat saat jalan-jalan ke toko buku –> belum tentu kebeli, sih… T_T

  12. rozenesia mengatakan:

    Bleh… Bulan ini dijejali buku kuliah semua T_T

  13. eMina mengatakan:

    @suandana
    nanti saya pinjam😈

    @Lee
    mahasiswa..mahasiswa,…*tertawa*

  14. suandana mengatakan:

    # rozenesia
    resiko jadi mahasiswa tuh… SEMANGAT!!!😆

    # eMina
    ndak janji… tapi, jangan bilang kalau saya pelit lho ya…😈

  15. suandana mengatakan:

    # eMina
    kok… tetep dibilang pelit sih… T_T

  16. eMina mengatakan:

    habisnya..coklat ga ngasihi
    buku juga ga janji
    itu kan pelit !!😈

  17. suandana mengatakan:

    bagaimana mau janji, kalo juga belum pasti kebeli… ada pepatah; “jangan menjual kulit beruang kalau beruangnya belum ditangkap” kan…😐

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s