Pernikahan di Bulan Juli

Posted: 1 Juli 2007 in Uncategorized

Akhirnya… Menikah juga… Siapa? Bukan saya yang pasti, tapi di bulan Juli ini ada dua orang teman yang mengakhiri masa lajang mereka.

Yang pertama adalah Afta “Buckxz” Bakhtiyar, sahabat saya sesama asisten dosen yang dulu sangat ditakuti oleh para praktikan karena kebijakan wajah rambo hati romeo-nya, yang sekarang tinggal dan kerja di Banten itu (katanya sudah pindah sih, tapi saya lupa dia pindah kemana *memori saya agak aneh nih* T_T).

Sebenarnya, ini agak mengejutkan… Karena Afta ini jarang banget digosipkan menjalin hubungan dengan gadis-gadis karena wajah rambo-nya itu. Dia juga sulit banget untuk bermanis-manis kepada para gadis. Pernah dia diisukan ‘dekat’ dengan seorang teman, langsung deh dia menjauhi gadis itu. Karena itu kami, para pemburu rumah di surga (baca: mak comblang), menghentikan usaha sia-sia untuk mendekatkan Afta dengan seseorang. Dan bulan ini dia akan menikah!!!.

Orang kedua yang akan menikah adalah salah satu rekan mengajar saya di sekolah. Seorang ibu guru… Dak ada yang istimewa sih, kalau saja dia itu tidak pernah saya lamar. Yup… LAMAR. Yang pakai acara tanya will you marry me itu… Untung dia menolak lamaran saya. Coba kalau iya, mungkin dia ndak bakal menikah sekarang, tuh๐Ÿ˜€ .

Bukan. Afta ndak menikah dengan rekan mengajar saya itu. Mereka punya pasangan masing-masing dan lokasinya terpisah jauh, kok. Satu di Pandeglang, satu di Situbondo. Jauh, kan?

Menghadapi dua pernikahan yang sama-sama tidak bisa saya hadiri ini (kehilangan kesempatan makan-makan, nih T_T), perasaan saya campur aduk. Seneng, gusar, sedih… Seneng, karena pernikahan adalah sesuatu yang mesti membawa kebahagiaan bagi yang melakoni dan mereka yang ada di sekelilingnya. Gusar, karena yang menikah adalah dua orang dekat saya. Sedih, karena jadi mikir… Giliran saya kapan?

Yah, semoga mereka di-barakah-i dan dilimpahi barakah oleh Allah dengan pernikahan itu. Amin…

ps: Yang di-bold terakhir itu, maunya diteriakkan keras-keras sambil menengadah menghadap langit. Maunya!! Tapi ndak jadi, karena sekarang masih flu dan matahari bersinar terlalu cerah, nih:mrgreen:

Komentar
  1. Takodok! mengatakan:

    Giliran saya kapan?

    Aha!*senyum2 simpul*:mrgreen:
    Hehe, saya doakan deh!๐Ÿ™‚
    *liat ps-nya, senyum makin lebar*๐Ÿ˜†

    Bedewei, besok saya mudik, iri gak?:mrgreen:

  2. suandana mengatakan:

    Senyum simpul kok sampai jadi ijo gitu?:mrgreen:
    Amiiiiin… Makasih doanya.

    Mudik? Nggak… Nggak iri kok.๐Ÿ‘ฟ

  3. jejakpena mengatakan:

    Untuk pertanyaan Mas Suandana yang ini…”Giliran saya kapan?”, Saya cuma mau bilang, Doa sama Usaha harus sama kencangnya Mas…๐Ÿ˜€

    Wajar banget kok kalau agak sedih jadinya, tapi itu harusnya jadi `cambuk` (waduuh seramnya) buat Mas, supaya meningkatkan kualitas, kuantitas usaha plus doanya… *nyamar jadi konsultan psikologis*:mrgreen:

    btw, perlu pihak ketiga yang cepat tanggap nih kayanya… kasian bener saya kalau baca-baca entry blognya yang `menjurus-jurus` kesana…๐Ÿ˜†

  4. mina mengatakan:

    Barakallahu lakuma, untuk teman -teman mas suandana yang menikah. Semoga pernikahannya penuh berkah, mawaddah, warahmah, dan dapat melahirkan generasi -generasi rabbani di masa depan. penerus perjuangan.

    teman-teman saya juga ada yang menikah bulan Juli ini. mohon doanya untuk teman -teman saya yang menikah.

  5. suandana mengatakan:

    # Mbak Jejak
    Doa dan usaha harus sama kencangnya… Begitu ya? Oke, Bu Konsultan Psikologis yang senang main cambuk (eh, bener gak nih?)
    *mikir agak lama*

    entry blognya yang ‘ menjurus-jurus’ kesana…

    Separah itukah? Baru nyadar nih saya…๐Ÿ˜€

    # Mbak Mina
    Amiin.
    Semoga semua dilimpahi barakah oleh Allah

  6. the23wind mengatakan:

    mazz…maz…urang sabar di sayang tuhan! yang penting ikhtiarnya…he..he…

  7. suandana mengatakan:

    Iyah… SEMANGAT nih!!!

  8. jejakpena mengatakan:

    Doa dan usaha harus sama kencangnyaโ€ฆ Begitu ya?

    Un, begitulah…:mrgreen:

    Oke, Bu Konsultan Psikologis yang senang main cambuk (eh, bener gak nih?)

    Ah, saya cuma nyamar dan saya ga senang main cambul lho…๐Ÿ˜Ž

    Separah itukah? Baru nyadar nih sayaโ€ฆ

    Ahem… tidak terlalu parah kok, lumayan…๐Ÿ˜›
    *lari*

  9. suandana mengatakan:

    *ngelempar cambul ke Mbak Jejak yang lari*
    Makanya to, dak perlu keburu-buru, ngetiknya…๐Ÿ˜€

  10. cakmoki mengatakan:

    Saya gak ingin bertanya :
    Giliran mas suandana kapan?
    Biarlah diwakili oleh saudara-saudara di Situbondo kelak kalo plg kesana, paling yg disono akan bertanya:
    pon olle raji ?๐Ÿ˜€
    meibi bunten meibi …. hahaha
    Kalo bisa jangan lama-2 mas, ntar lupa lho, bilangnya daerah besuki “din-raddin” ya …

  11. suandana mengatakan:

    Tapi, yang dicari itu kan bukan hanya “raddin” saja, Cak…

  12. jejakpena mengatakan:

    Errr… cambul? kosa kata baru!!๐Ÿ˜†
    jelek banget kedengarannya, menggelikan, jadi ga seram lagi …๐Ÿ˜†

    He eh… lain kali harus lebih hati-hati pas ngetik komen nih:mrgreen:

    -masih manggut-manggut mikir cambul-๐Ÿ˜›

  13. suandana mengatakan:

    masih manggut-manggut mikir cambul

    Wih, serius banget ya… Mentang-mentang berhasil membuat sebuah kosakata baru. Mau di-paten-kan?:mrgreen:

  14. Sezsy mengatakan:

    mari menikaaaahhhh…
    saya juga pengen mas… :p

  15. suandana mengatakan:

    Iya… Hidup menikah muda!!!๐Ÿ˜€

  16. si nona grace mengatakan:

    aih…..sealiran betul sm saya nihh…
    tapi heran deh..kenapa sih buat co hal ini penting banget?
    menyangkut harga diri ya di dpn co2lainya? *mikir*
    hidup nikah muda!
    slg mendoakan yuk mas suandana…..

  17. suandana mengatakan:

    # Mbak Grace
    Hidup NIKAH MUDA!!!

    Dak usah diminta, saya sudah mendoakan kok…
    SEMANGAT!!!๐Ÿ˜€

  18. […] pagi, sobat yang saya hadiri pernikahannya itu menelepon. “Dit, golekno kamar, nang Dago ae, ben gampang nek arep metu… Aku kate ne […]

  19. Buckxz mengatakan:

    Wahh….
    adit nulis di blog…..
    kereeennnn

    jodoh itu ada di sekitar kita….disadari atau tidak….
    hanya perlu sedikit keberanian saja untuk mendapatkanya.
    keberanian untuk mengakui kekurangan diri sendiri….dan Allah akan menunjukkan jodohmu itu untuk menutup kekuranganmu

  20. suandana mengatakan:

    # Buckxz

    Wahhโ€ฆ.
    adit nulis di blogโ€ฆ..
    kereeennnn

    ayo, nulis pisan di blog… *provokasi*๐Ÿ˜†

    soal jodoh, nothing I can say, man… soalnya, yang ngomong kan sudah certified:mrgreen:

    thanks ya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s