Seorang Bapak dan Anak Gadisnya

Posted: 19 Juni 2007 in Uncategorized

Sebenarnya, tulisan ini dibuat dalam perjalanan, jadi tidak waktu sedang online.

Stasiun Gubeng, 18 Juni 2007, 17.35…

Untuk kesekian kalinya, aku duduk di kursi ini. Menunggu kereta yang akan membawaku kembali ke Bandung (karena tadi telat, terpaksa harus naik Turangga yang harga tiketnya agak sedikit lebih mahal). Orang-orang lalu lalang, dan berbagai kereta dengan berbagai nama pun datang dan pergi…

Dua kursi di depanku, duduk seorang bapak dan anak gadisnya. Beberapa tas besar tergeletak di sampingnya. Bapak itu, duduk tenang sambil mengawasi orang-orang yang lalu lalang di sekitarnya (seperti aku) sambil menikmati penampilan pengamen yang membawakan lagu-lagu jazz. Sesekali, dia menanggapi kelakuan anak gadisnya yang mencoba menarik perhatian.

Gadis kecil itu cacat (calon cantik🙂 ) dan tingkah lakunya menggemaskan banget. Lucuu bangett.. Bahkan saat dia menata mainan serta buku-buku cerita yang dibawanya (sepertinya, dia sudah diajari tanggung jawab, tuh…)

Turangga, 18.30…

Aku duduk di kursi nomor 10 B. Eh, tidak disangka, tiada terduga… Ternyata bapak dan anak gadisnya itu duduk di kursi nomor 10 C dan D!

Tidak menunggu lama, sebelum makan malam dibagikan, gadis kecil itu telah tertidur. Asli, kelihatan capek banget… Dia bahkan tidak mempedulikan bapaknya yang mengajak makan malam. Heh, wajah tidurnya itu  begitu tenang… begitu… DAMAI!

Jadi ingat lagunya MLTR nih; “… O my sleeping child, the world so wild, but you’ve built your own paradise…

Entah kenapa, aku begitu mudah tertarik pada anak-anak kecil. Tapi bukan berarti pedofilia, lo ya! Tapi, aku tertarik pada tingkah laku mereka yang penuh energi, wajah mereka yang begitu polos, dan mata yang penuh rasa ingin tahu itu… Semua begitu menakjubkan…

Turangga, 19.50…

Gadis kecil itu benar-benar pulas dalam pelukan bapaknya. Sayang ‘gak ada kamera, jadi dak bisa mengabadikan momen itu (juga khawatir dianggap melanggar privasi orang, sih). Asli, ekspresi sang Bapak yang dengan hati-hati dan penuh kasih sayang menyelimuti gadis kecilnya itu membuatku teringat pada Bapak (semoga beliau diberkahi Allah…). Mak nyess… rasanya di hati ini.

Komentar
  1. Hendra Ciptawan mengatakan:

    Masa kecil itu memang indah,
    Banyak anak-anak kecil di luar sana yang menarik perhatian kita karena kepolosan yang mereka pancarkan dari jiwa-jiwa mereka🙂

  2. suandana mengatakan:

    ya, mungkin itu yang membuat saya tertarik sama anak-anak kecil itu, mas…

  3. afiemaniez mengatakan:

    jadi ingat masa kecil saya…..imut2…maniez……gak beda jauh sama masa gedenya, wakakakakakkk
    *kabuuur….* :p

  4. suandana mengatakan:

    # afie😆 *males ngejar nih*
    iya… dak bakal protes kok… tenang aja…

  5. 9racehime mengatakan:

    heee…saya ko kalo ngliat anak kecil bawaanya pen ngjitak tuh!
    *tada jiwa keibuan sm sekali y..hehe*

  6. suandana mengatakan:

    Hee… *kaget* Pengen ngjitak?
    Justru itu tanda seorang (calon) ibu yang sayang banget. Kalau anak melakukan sesuatu yang salah, kan perlu dijitak🙂

  7. chiw(ga sempet logi) mengatakan:

    Ha?Gubeng???itu setasiunku!!!
    ko ke surabaya ga kabar2…
    sapa tau bisa nraktir aku?
    gwehehehe5005x…

    Gadis kecil itu cacat (calon cantik ) dan tingkah lakunya menggemaskan banget. Lucuu bangett.. Bahkan saat dia menata mainan serta buku-buku cerita yang dibawanya (sepertinya, dia sudah diajari tanggung jawab, tuh…)

    waw!saya banget itu ya?
    jangan2…panjenengan touring ke masa kecil saya dulu?

    aku begitu mudah tertarik pada anak-anak kecil

    *buru-buru kabur*

  8. 9racehime mengatakan:

    hohohoho…di bilang sangat keibuan…
    sumhow saya jd seneng…*idung kembang kempis*

  9. suandana mengatakan:

    # Siwi😆
    *ngeliat Siwi yang kabur*
    ck ck ck… arek iki, kapan warasse yo?

    # Mbak Hime🙂 ikutan seneng deh …

  10. Takodok! mengatakan:

    Mau pulang! Pulang! Pulang! Huwaaaa!😥

    Heheh, sorry.:mrgreen:

    Humm…liat anak kecil yg menggemaskan memang bikin tertarik. Apalagi momen yang mas liat. Tapi ya…di sekitar sini liatnya anak2 yg gimana ya, bandel? Jadi pengen jitak kayak mbak Grace jg. Tapi gak jadi, ntar dikejer si anak itu, balas jitak. Atau malah disambit sm mereka, pd ganas2 smua .🙂

  11. suandana mengatakan:

    Hmm… Hmmm… Gimana ya? Kalo saya sih, bandelnya anak kecil itu kadang bikin jengkel. Tapi, kan itu proses yang indah toh? Namanya juga sedang berkembang dan belajar…

    Pulang? Saya juga ingin pulang lagi, nih… Di kampus dak ada kerjaan, kuliah baru mulai selasa besok😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s