Pak, saya akan buktikan kalau orang malas juga bisa sukses…

Posted: 17 Juni 2007 in pendidikan

Saya speechless saat mendengar dia mengucapkan kalimat itu… Anak ini adalah salah satu anak saya yang kemarin lolos lulus UAN. Sehari-hari, dia termasuk dalam kelompok siswa yang rajin. Rajin bolos, rajin telat, rajin tidak mengerjakan PR, dan termasuk fans setia Lupus (yang pergi ke sekolah dengan baju seragam dikeluarkan dan hanya membawa satu buah buku yang dilipat dan kemudian diselipkan di saku belakang celana).

Sebagai seorang guru, sudah menjadi tradisi untuk menanyakan kepada siswa tentang langkah berikutnya yang akan dia ambil setelah lulus. Jawaban anak-anak saya yang lain cukup ‘normal’… Ada yang langsung bekerja (karena dia lulusan SMK, sehingga sudah punya keahlian), ada yang akan meneruskan kuliah (dua orang akan mencoba tes ke D3 di ITS, almamater tercinta. Ah, saya jadi terharu saat mendengar keinginan mereka itu…), ada yang akan menikah bulan depan (nyalip gurunya yang belum menemukan calon pendamping😦 ).

Semuanya ‘normal’… Sampai tiba giliran anak itu untuk menjawab. Awalnya, dia mengumumkan bahwa dia akan mengikuti seleksi untuk menjadi seorang polisi. Masih ‘normal’, tapi kemudian kalimat berikutnya adalah yang sekarang menjadi judul posting ini. Bumi gonjang-ganjing, langit runtuh, samudera mengering…😦

Dalam dua hari, saya harus menghadapi dua hal yang sangat mengejutkan dan menyedihkan… Kalimat yang diucapkan anak itu, yang mengundang gelak tawa dari mereka yang mendengarnya, telah menohok perasaan saya. Asli, saya terpukul dengan pernyataan itu. Saya gagal menanamkan sebuah nilai penting kepada anak itu…

Bagaimana mungkin orang malas akan sukses? Kecuali jika ‘orang malas’ didefinisikan ulang sebagai orang yang bekerja keras dengan penuh semangat dan dedikasi tinggi… Bagaimana mungkin orang malas akan menjadi seorang opsir polisi yang baik, yang mengayomi masyarakat, yang berdedikasi tinggi, yang benar-benar polisi???

😦 Yah… saya tidak akan menyalahkan sistem atau siapapun juga… Ini kesalahan saya sebagai guru… Saya harus belajar lebih baik agar dapat menjadi guru yang lebih baik lagi… Walaupun saya harus menempuh jalan ini sendirian, saya nggak akan menyerah!!!

Komentar
  1. imcw mengatakan:

    mudah mudahan cita cita mereka tercapai…ih sedih membayangkan kalo seandainya mereka tahu bahwa untuk merengkuh cita cita terebut butuh duit yang tidak sedikit…

  2. chiw imudz mengatakan:

    *terharu, gak bisa komen apa – apa*

  3. suandana mengatakan:

    # imcw
    Ya itu yang membuat saya sedih pak (atau bu? blognya dak bisa diakses di bagian profil…). Dia dengan terus terang dan pe-de mengatakan kalau ada orang yang akan ‘membawa’ dia dalam proses rekrutmen itu, dan sudah menyiapkan sekian puluh juta rupiah untuk melancarkan jalannya T_T

    # chiw
    Kenapa terharu? Jadi ingat dirimu sendiri ya?🙂

  4. saRa mengatakan:

    hik hik😥
    pak, Sara ga bisa ngomong apa-apa,,
    karena takutnya Sara termasuk dalam anak-anak yang berfikir “klo orang malas bisa sukses” apa ngga….
    jdi malu sendiri (sebagai murid yang baru lolos lulus UAN juga)

  5. suandana mengatakan:

    # saRa
    Kenapa malu? Buktinya Sara bisa lulus USM kedokteran karena kemampuan sendiri kan?
    Kalau anak saya yang ‘itu’ ‘kan maunya dak usaha tapi bisa lolos (ngandalkan yang lain…)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s